Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sapi Belgian Blue: Tren Baru Hewan Kurban dengan Otot Ganda yang Mirip Binaragawan!

📅 Kamis, 05 Jun 2025, 12:15 WIB | Oleh:
Sapi Belgian Blue: Tren Baru Hewan Kurban dengan Otot Ganda yang Mirip Binaragawan! Doc: Pinterest

JAKARTA – Momen Idul Adha kali ini, tren pemilihan hewan kurban mengalami perubahan signifikan. Salah satu yang mencuri perhatian adalah sapi Belgian Blue, jenis sapi potong asal Belgia yang kini mulai populer di Indonesia, terutama di kalangan peternak dan masyarakat urban.

Apa Itu Sapi Belgian Blue?

Sapi Belgian Blue dikenal dengan tubuh besar dan berotot, hasil dari mutasi gen myostatin yang menyebabkan pertumbuhan otot berlebih atau dikenal dengan istilah "double muscling". Bobot sapi jantan dewasa dapat mencapai 1.100 hingga 1.250 kg, sementara betina dewasa sekitar 850 hingga 900 kg. Keunggulan lainnya adalah komposisi karkas yang tinggi, mencapai 80%, dengan sedikit lemak dan kulit tipis.

Pengembangan di Indonesia

Untuk mendukung swasembada daging sapi pada tahun 2026, Kementerian Pertanian melalui Balai Embrio Transfer (BET) Cipelang telah mengembangkan sapi Belgian Blue di Indonesia. Metode yang digunakan antara lain inseminasi buatan (IB) dan transfer embrio (TE) menggunakan semen dan embrio impor dari Belgia. Hingga saat ini, telah lahir anak sapi Belgian Blue murni dan persilangan di beberapa daerah seperti Lamongan dan Banyuwangi.

Belgian Blue di Pasar Kurban

Keunikan dan ukuran tubuh yang besar membuat sapi Belgian Blue menjadi pilihan menarik untuk hewan kurban. Contohnya, pada Idul Adha 2025, Presiden Prabowo Subianto memilih sapi Belgian Blue seberat 1,2 ton dari Lamongan untuk dijadikan hewan kurban. Sapi tersebut dinamai "Oreo" dan menjadi sorotan media nasional.

Tantangan dan Prospek

Meskipun memiliki potensi besar, pengembangan sapi Belgian Blue di Indonesia menghadapi tantangan, antara lain adaptasi terhadap iklim tropis dan kebutuhan pakan berkualitas tinggi. Namun, dengan dukungan teknologi dan kebijakan pemerintah, prospek pengembangan sapi Belgian Blue di Indonesia cukup cerah.

Kedepannya, diharapkan pengembangan sapi ini dapat mendukung ketahanan pangan nasional dan memenuhi kebutuhan daging sapi lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.