Teknik Menyulam Kiswah Ka'bah
📅 Rabu, 04 Jun 2025, 23:32 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP
MEKKAH - Jemari para pekerja itu menyulam kain dengan sehelai benang dan jarum penuh kehati-hatian dan konsentrasi penuh. Mereka tidak ingin setiap lubang jarum yang menembus kain sia-sia akibat salah menusuk di luar alur sulaman.
Sesekali dua atau tiga tangan pekerja itu melakukan gerakan yang sama namun dengan tingkat kecepatan yang berbeda. Sedangkan pekerja di sebelahnya menarik benang dengan hati-hati. Satu pekerja lainnya terlihat melihat deretan sulaman yang telah dibikin sebelumnya.
Mereka melakukan itu untuk memastikan bahwa tidak ada kesalahan sekecil apapun.
Para pekerja itu menyulam kain di bentangan kain yang panjang. Untuk memudahkan penyulaman, kain ditaruh di meja yang didesain khusus untuk pekerjaan tersebut. Bukan seperti meja pada umumnya.
Bagian atas meja terbuat dari kain putih tebal yang diikat kuat dengan rangka meja. Rangka meja ini berupa balok kayu sehingga kuat untuk menahan tangan atau badan para pekerja. Para pekerja duduk di kursi saat menyulam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jika kain yang disulam pendek, penyulaman dilakukan satu orang namun jika kainnya panjang maka dibutuhkan empat penyulam sekaligus.
Tidak hanya satu meja di dalam ruangan itu. Ada belasan meja sebagai tempat melakukan pekerjaan itu secara yang sama, yakni menyulam. Siang itu, puluhan pekerja sedang menyulam di belasan meja.
Mereka melakukan pekerjaan yang sama yakni menyulam kain. Posisi duduk mereka berhadap-hadapan. Saling menghadap bentangan kain yang akan disulam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gulungan benang yang umumnya berwarna emas dan perak ditaruh di atas meja agar siap dipakai saat menyulam.
Pekerjaan itu dilakukan terus-menerus hingga kain selesai disulam.
Di saat puluhan pekerja menyulam, satu satu pekerja menggulung benang di sudut ruangan. Benang di gulung secara hati-hati. Sama dengan menyulam, menggulung benang juga dilakukan dengan tangan.
Di depan pekerja yang menggulung benang itu terdapat deretan gulungan benang yang nantinya akan dipakai pekerja lain di bagian penyulaman.
Mereka bukan di tempat yang biasa. Mereka sedang menyulam kain kiswah untuk penutup Ka'bah yang menjadi kiblat shalat umat Islam dari era Nabi Muhammad hingga hari kiamat nanti.
Lokasi pembuatan kiswah berada di King Abdulaziz Complex for the Holy Kaaba Kiswa di kawasan Old Makkah Jeddah Rd, Al Hamra Umm Al Jud, Makkah. Di lokasi inilah kiswah Ka'bah dibuat secara manual. Berbeda dengan bangunan-bangunan lain di Kota Makkah yang umumnya minim pepohonan bahkan tidak punya sama sekali, kawasan ini terlihat lebih hijau karena ada belasan pohon kurma di dalam kompleks ini.
Semua tahapan proses dilakukan secara manual dan tidak melibatkan bantuan mesin sama sekali. Bahkan untuk menggulung benang pun juga dilakukan dengan manual.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!