Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Teknik Menyulam Kiswah Ka'bah

📅 Rabu, 04 Jun 2025, 23:32 WIB | Oleh:

Manajer King Abdulaziz Complex for the Holy Kaaba Kiswa Ahmad Abu Musaid mengatakan sudah hampir 100 tahun pihaknya memproduksi kiswa untuk Ka'bah.

Kiswa yang diproduksi membalut Ka'bah dengan desain yang indah serta melindungi bangunan suci tersebut dari paparan cuaca, karena menggunakan bahan-bahan dengan kualitas terbaik.

Biaya total sebesar 25 juta riyal disediakan oleh Pemerintah Saudi untuk memproduksi kiswa Ka'bah.

"Pemerintah Saudi menyediakan biaya untuk membawa material-material berkualitas terbaik dari Jerman," kata dia di lokasi pabrik kiswa.

Sejumlah bahan yang digunakan, ujarnya, antara lain kain sutra, perak, dan emas.

Ahmad menjelaskan bahwa setiap tahunnya, kiswah tersebut diganti. Adapun proses pembuatan sebuah kiswah membutuhkan 10 bulan. Tak hanya untuk Ka'bah, pihaknya juga mengurus perihal kiswah untuk makam Nabi Muhammad di Madinah.

Dia menambahkan kiswah untuk Ka'bah itu dihiasi dengan berbagai surat dari Al Quran, seperti Al Ikhlas, serta teks Allahu Akbar di atas bagian tempat di mana batu Hajar diletakkan di sudut Ka'bah.

Selain itu, Ahmad menyebutkan bahwa pabrik tersebut memiliki sebanyak 159 orang pekerja yang mengerjakan kiswa tersebut.

"Orang tertua yang bekerja di pabrik, dia sekarang lebih dari 45 tahun bekerja di pabrik kiswah," katanya.

Setelah selesai dibuat, kiswah pun dipasang. Setiap tanggal 1 Muharram menjadi waktu pergantian kain kiswah. Kiswah baru ditarik dengan tali yang diikat di setiap sisi kain.

Setelah itu, kain ditarik ke atas hingga kiswah menutup Kakbah. Kemudian, pekerja akan menjahit tiap sudut kiswah agar bisa menutup Ka'bah dengan sempurna.

Sedangkan kiswah lama akan disimpan untuk dijadikan cinderamata Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Potongan kain kiswah akan diberikan kepada para tamu Kerajaan Arab Saudi yang berkunjung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.