Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sentimen Trump Masih Dominan, Simak Proyeksi Rupiah

📅 Selasa, 03 Jun 2025, 08:36 WIB | Oleh:
Sentimen Trump Masih Dominan, Simak Proyeksi Rupiah Doc: istimewa

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS masih rawan melemah, hari ini (3/6).

Fokus investor saat ini tertuju pada dinamika kebijakan pemerintah Amerika Serikat (AS).

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menilai, apabila belum ada perubahan dari sikap Presiden AS Donald Trump yang suka berubah-ubah dalam waktu dekat, dollar AS diperkirakan masih akan terus tertekan.

Sebaliknya, jika Trump menunjukkan kepastian kebijakannya, dollar AS berpotensi menguat sehingga mendorong pelemahan bagi rupiah.

Karenanya, Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (3/6), bergerak fluktuatif dengan rentang 16.200-16.300 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan, Senin (2/6), di Jakarta menguat sebesar 74 poin atau 0,45 persen dari tengah pekan lalu menjadi 16.253 rupiah per dollar AS.

Pengamat mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi menganggap bahwa penguatan kurs rupiah dipengaruhi kekhawatiran peningkatan eskalasi perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok.

“Presiden Donald Trump menuduh Tiongkok melanggar kesepakatan dagang baru-baru ini, yang ditegur Beijing.

Pasar juga terguncang oleh kenaikan tarif impor baja dan aluminium Trump, yang membuat investor tidak yakin atas kebijakan AS,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Tiongkok sendiri dengan tegas menolak tuduhan Trump bahwa negara itu melanggar ketentuan kesepakatan dagang pada pertengahan Mei 2025 di Jenewa, Swiss.

Kementerian Perdagangan Tiongkok mengatakan tuduhan Trump tak masuk akal, dan Beijing akan terus melindungi kepentingannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Luar Negeri
Bulgaria Tuntut Laut Hitam ...

Produksi Energi Bersih Turki Meroket Pecah Rekor

53 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Produksi Energi Bersih Turk...
Luar Negeri
Sukses Turun, Tingkat Merok...
Luar Negeri
Hong Kong Sah Jadi Juara Ek...
Luar Negeri
Mesir Kirim Konvoi Raksasa ...
Luar Negeri
Polisi Kolombia Sukses Ring...
Advertisement
Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Perdana Baterai EV dan 11 Proyek di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park

Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Perdana Baterai EV dan 11 Proyek di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.