Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BRIN-Google Luncurkan Anjungan Digital Cadas Prasejarah Indonesia

📅 Selasa, 03 Jun 2025, 19:39 WIB | Oleh:
BRIN-Google Luncurkan Anjungan Digital Cadas Prasejarah Indonesia Doc: ANTARA/Olha Mulalinda
Ket. Lukisan dinding prasejarah di Kampung Mai-Mai Kabupaten Kaimana, Papua Barat. Lukisan prasejarah yang dilukis ditebing cadas itu diperkirakan berusia ribuan tahun dan menjadi salah satu daya tarik wisatawan.

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Google Arts and Culture meluncurkan anjungan atau platform digital yang mendokumentasikan gambar cadas prasejarah, yang berasal dari lebih 100 situs gua di berbagai pulau di Indonesia.

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko melalui keterangan di Jakarta, Selasa (3/6), mengungkapkan peluncuran anjungan digital ini sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut.

"Ini adalah tentang bagaimana kita menggunakan inovasi teknologi, dalam hal ini platform Google Arts & Culture, untuk menghidupkan kembali narasi-narasi kuno, serta membuatnya relevan dan menarik bagi generasi masa kini dan mendatang," katanya.

Handoko menekankan gambar cadas tersebut rentan terhadap berbagai faktor, baik alam maupun aktivitas manusia.

Ia menilai upaya konservasi fisik tentu menjadi prioritas. Namun, dokumentasi digital beresolusi tinggi dan pembuatan tur virtual seperti yang dilakukan dalam proyek ini adalah bentuk preservasi komplementer yang sangat penting.

"Di dalam platform ini diabadikan kondisi situs pada suatu waktu, menyediakan data berharga untuk penelitian lebih lanjut, dan memungkinkan pengalaman virtual yang mengurangi tekanan kunjungan fisik ke situs-situs yang rapuh," jelasnya.

Handoko mengungkapkan hasil dari kolaborasi tersebut menyoroti penemuan-penemuan yang luar biasa, termasuk seni gua naratif tertua di dunia, tempat perburuan paling awal yang diketahui, dan bukti tertua dari praktik pembedahan.

Menurutnya, penemuan peninggalan luar biasa ini menantang dan memperkaya pemahaman tentang sejarah manusia, yang turut menempatkan Indonesia sebagai tempat lahirnya peradaban yang penting.

Handoko menyebutkan wawasan yang diperoleh dari penelitian ini berpotensi untuk membentuk kembali perspektif tentang sejarah bersama kita dan asal-usul kreativitas dan inovasi manusia.

"Dengan memamerkan situs-situs luar biasa ini dan seni yang ada di dalamnya, platform ini tidak hanya mengangkat status Indonesia dalam narasi arkeologi global, tetapi juga meningkatkan pemahaman kita tentang pola migrasi manusia dan perkembangan masyarakat awal," ucap Laksana Tri Handoko. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

44 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.