Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Puncak Carstensz Mencair, Indonesia Mendorong Pelestarian Gletser

📅 Senin, 02 Jun 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Puncak Carstensz Mencair, Indonesia Mendorong Pelestarian Gletser Doc: AFP
Ket. Sumber: World Meteorological Organization, WGMS

Jakarta – Pencairan gletser di Puncak Carstensz, salah satu gunung es tropis terakhir di dunia yang terletak di Papua, menjadi peringatan serius bagi perubahan iklim global. Pemerintah Indonesia melalui berbagai forum internasional aktif mendorong aksi pelestarian gletser dan upaya mitigasi dampak perubahan iklim.

Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir memimpin delegasi Indonesia dalam High-Level Conference on Glaciers Preservation (HLCGP) yang berlangsung di Tajikistan, yang merupakan momentum penting untuk menggalang solidaritas internasional dalam pelestarian gletser di seluruh dunia.

“Indonesia mungkin negara tropis, tetapi kami juga memiliki gletser. Sayangnya, kini 99 persen dari luas gletser di Puncak Carstensz di Papua telah lenyap akibat perubahan iklim,” kata dia dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri RI, Minggu (1/6).

Seperti dikutip dari Antara, Arrmanatha menyoroti krisis iklim yang menjadi penyebab utama mencairnya gletser di berbagai belahan dunia dan pentingnya memperkuat sistem multilateral dalam menghadapi tantangan global ini.

Dalam sesi pleno konferensi, Arrmanatha menyampaikan bahwa meskipun Indonesia merupakan negara tropis, Indonesia juga merasakan dampak langsung dari mencairnya gletser.

“Indonesia mendukung penuh penguatan kepercayaan terhadap sistem multilateral, khususnya melalui pendanaan iklim yang adil dan akses terhadap teknologi adaptif. Pelestarian gletser adalah pelestarian masa depan umat manusia,” ujarnya.

Konferensi yang berlangsung pada 29-31 Mei ini diikuti lebih dari 2.200 delegasi dari 65 negara, termasuk pemimpin tinggi dari berbagai negara seperti Perdana Menteri Pakistan serta wakil presiden Iran, Zimbabwe, Gambia, dan Maladewa.

Sekitar 70 organisasi internasional hadir, di antaranya Wakil Sekretaris Jenderal PBB Amina J. Mohammed, Sekretaris Jenderal Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), Sekretaris Eksekutif UNESCAP, serta Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Air.

Para peserta menyoroti perlunya kolaborasi global untuk menangani percepatan pencairan gletser yang mengancam sumber air bersih dan ekosistem di banyak wilayah. Pembahasan juga mencakup inovasi teknologi pemantauan, pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, serta kebijakan mitigasi iklim.

Lintas Sektor

Dalam pidato pembukaannya, Presiden Tajikistan Emomali Rahmon menyampaikan keprihatinannya terhadap percepatan pencairan gletser, yang memicu hilangnya lebih dari 600 gigaton es dalam beberapa dekade terakhir.

Sementara Wakil Sekjen PBB, Amina J. Mohammed menekankan pentingnya kemitraan lintas sektor, pendanaan iklim yang kuat, dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk memastikan target-target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Pertemuan ini merupakan konferensi tingkat tinggi pertama yang membahas isu gletser.

Kehadiran dan pernyataan Indonesia dalam konferensi ini menegaskan posisi aktif dan konstruktif Indonesia dalam mendorong kerja sama global yang inklusif dan berbasis solusi untuk menghadapi krisis iklim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.