Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inggris Berminat Membeli Jet Tempur Bersenjata Nuklir dari AS

📅 Senin, 02 Jun 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Inggris Berminat Membeli Jet Tempur Bersenjata Nuklir dari AS Doc: AFP
Ket. Jet tempur siluman F-35A Lightning buatan Lockheed Martin.

JAKARTA - Pemerintah Inggris dikabarkan ingin membeli jet tempur dari Amerika Serikat (AS) yang mampu menggunakan senjata nuklir taktis, khususnya bom jenis jatuh bebas seperti dilaporkan surat kabar Times. 

Menurut laporan itu, pembelian jet tersebut akan menjadi ekspansi pertahanan terbesar Inggris sejak Perang Dingin.

Menteri Pertahanan John Healey dan Kepala Staf Umum Laksamana Sir Tony Radakin berencana membeli jet tempur buatan AS yang mampu meluncurkan bom jatuh bebas (free-fall bombs).

Bom tersebut adalah senjata nuklir taktis yang berdaya ledak lebih kecil dibandingkan bom nuklir konvensional.

Disebutkan dalam laporan itu bahwa Perdana Menteri Inggris Keir Starmer juga mendukung pembahasan terkait rencana tersebut. Pemerintah Inggris juga dikabarkan telah melakukan pembicaraan dengan Pentagon (Departemen Pertahanan AS).

Sejumlah sumber mengatakan bahwa Inggris sedang mempertimbangkan untuk membeli jet tempur siluman F-35A Lightning buatan Lockheed Martin dan jenis pesawat lainnya.

Sebelumnya, Healey mengatakan bahwa Inggris akan menghabiskan 3 persen dari PDB untuk sektor pertahanan hingga 2034.

Newsweek pada 6 Mei melaporkan bahwa negara-negara sekutu AS di Eropa tidak akan mendapatkan pengganti jet tempur F-35 buatan AS hingga jet yang lebih canggih tersedia.

Dengan mengutip sejumlah analis dan pejabat, majalah AS itu menulis bahwa jet tempur yang lebih canggih kemungkinan baru tersedia dalam waktu satu dekade lebih.

Seorang pejabat Eropa Tengah yang berbicara secara anonim mengatakan bahwa skenario itu tidak dapat dihindari meski Eropa sangat ingin meningkatkan postur pertahanannya.

Kembangkan Sendiri

Sebelumnya, negara-negara yang tergabung dalam Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO mengatakan mereka punya alasan ekstra untuk mengembangkan sendiri jet tempur generasi keenam setelah kebijakan-kebijakan pemerintah AS membuat mereka tidak yakin bisa mendapatkan F-35, sebut laporan Newsweek.

Presiden AS Donald Trump kerap mengkritik Eropa karena kontribusi mereka yang rendah terhadap kemampuan pertahanan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Trump menuntut semua anggota pakta pertahanan itu meningkatkan anggaran pertahanan mereka hingga lima persen dari PDB.

Sementara itu, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth memastikan bahwa AS belum berencana mengurangi keberadaan militernya di Eropa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.