Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Negara ASEAN Tak Terapkan Tarif Balasan, Siap Dialog dengan AS

📅 Jumat, 11 Apr 2025, 16:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Negara ASEAN Tak Terapkan Tarif Balasan, Siap Dialog dengan AS Doc: Antara
Ket. Logo ASEAN

Istanbul  - Negara-negara Asia Tenggara pada Kamis (10/4) mengatakan tidak akan mengenakan tarif balasan terhadap Amerika Serikat dan sebaliknya akan melakukan pembicaraan dengan pemerintahan Donald Trump.

“Kami menyatakan niat bersama untuk terlibat dalam dialog yang jujur dan konstruktif dengan AS untuk mengatasi masalah terkait perdagangan,” demikian bunyi pernyataan bersama oleh para menteri ekonomi dari Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) saat bertemu di Malaysia, yang saat ini menjadi ketua blok beranggotakan 10 negara tersebut.

Pernyataan tersebut menekankan bahwa “komunikasi dan kolaborasi yang terbuka akan sangat penting untuk memastikan hubungan yang seimbang dan berkelanjutan.”

“Dengan semangat itu, ASEAN berkomitmen untuk tidak mengenakan tindakan balasan apa pun sebagai tanggapan terhadap tarif AS,” kata blok tersebut.

Keputusan ASEAN muncul di tengah desakan Tiongkok untuk mengambil sikap bersama dengan blok tersebut dalam melawan tarif AS.

Sebelumnya pada Kamis, Menteri Perdagangan China Wang Wentao mengadakan pertemuan virtual dengan Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia Tengku Zafrul Abdul Aziz.

Menurut media pemerintah China, kedua pejabat tersebut mengadakan "pertukaran informasi yang mendalam dan jujur" untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan Tiongkok-Malaysia dan Tiongkok-ASEAN, dan untuk "bersama-sama menanggapi" tarif yang diberlakukan oleh AS.

Wang mengatakan Tiongkok siap untuk "memperkuat komunikasi dan koordinasi" dengan mitra dagang, termasuk ASEAN, untuk menyelesaikan masalah melalui dialog dan konsultasi berdasarkan rasa saling menghormati, dalam upaya bersama untuk menjaga sistem perdagangan multilateral.

China adalah mitra dagang terbesar ASEAN.

Trump mengumumkan penangguhan selama 90 hari kepada semua negara kecuali China dari tenggat waktu pada Rabu di mana mereka diperkirakan akan dikenakan tarif di atas batas dasar 10 persen.

Presiden AS itu mengatakan akan menaikkan tarif terhadap China menjadi 125 persen, setelah Beijing mengenakan tarif tambahan sebesar 84 persen pada semua impor dari AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.