Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Batalkan Kontrak $590 Juta dengan Moderna untuk Pengembangan Vaksin Flu Burung

📅 Sabtu, 31 Mei 2025, 13:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS Batalkan Kontrak $590 Juta dengan Moderna untuk Pengembangan Vaksin Flu Burung Doc: NPR
Ket. Presiden AS Donald Trump memilih Robert F. Kennedy Jr. sebagai menteri kesehatan.

WASHINGTON - Pemerintahan Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu (28/5) membatalkan kontrak senilai 590 juta dollar dengan Moderna untuk mengembangkan vaksin flu burung, kata perusahaan bioteknologi AS tersebut.

Hal ini menandai langkah terbaru yang diambil oleh Menteri Kesehatan Robert F. Kennedy Jr, yang dikenal sebagai tokoh yang anti-vaksin.

Kontrak yang diumumkan pada tanggal 17 Januari, tiga hari sebelum Trump menjabat, adalah untuk vaksin mRNA yang menargetkan strain influenza H5N1, yang telah beredar pada burung dan sapi.

Para ahli telah memperingatkan bahwa virus tersebut dapat menular ke manusia dan memicu pandemi.

Perusahaan farmasi dan bioteknologi Amerika Moderna mengungkapkan berita tersebut saat mengumumkan hasil positif dari uji klinis tahap awal yang melibatkan 300 orang yang dirancang untuk menguji keamanan dan respons imun.

"Meski penghentian pendanaan dari HHS menambah ketidakpastian, kami senang dengan respons imun yang kuat dan profil keamanan yang diamati dalam analisis sementara studi Fase 1/2 vaksin flu burung H5 kami dan kami akan mengeksplorasi jalur alternatif ke depan untuk program tersebut," kata CEO Stephane Bancel dalam sebuah pernyataan.

"Data klinis mengenai pandemi influenza ini menggarisbawahi peran penting teknologi mRNA sebagai tindakan penanggulangan terhadap ancaman kesehatan yang muncul."

Pernyataan tersebut menambahkan, Moderna akan "mencari alternatif" untuk mendanai pengembangan dan produksi vaksin.

Dr. Ashish Jha, pakar kesehatan masyarakat yang menjabat sebagai koordinator respons Covid-19 pada pemerintahan presiden Joe Biden, bereaksi dengan cemas.

"Serangan terhadap vaksin mRNA sungguh tidak masuk akal," tulisnya di X. "Operasi Warp Speed ??Presiden Trump-lah yang memberi kita vaksin mRNA."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Penampilan Kadet Mahasiswa ...

Umat Buddha Gelar Ritual Pemandian Rupang Buddha

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Umat Buddha Gelar Ritual Pe...
Megapolitan
Atraksi Budaya Liong dan Ba...
Olahraga
Raymond/Joaquin Gagal Juara...
Olahraga
Jonatan Christie Harus Puas...
Luar Negeri
Iran Lancarkan Serangan Rud...
Nasional
Open Ship KRI Teluk Kupang-519
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.