Ruben Amorim: Manchester United Tidak Bisa Bersembunyi dari Kritik Usai Kekalahan di Malaysia
📅 Jumat, 30 Mei 2025, 13:40 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Reuters
JAKARTA - Manajer Manchester United, Ruben Amorim, mengakui bahwa timnya tidak bisa menghindar dari kritik tajam para pendukung setelah kekalahan mengecewakan 0-1 dari ASEAN All-Stars dalam laga uji coba di Kuala Lumpur, Malaysia. Kekalahan itu terjadi hanya tiga hari setelah United menutup musim Liga Primer terburuk mereka dengan finis di posisi ke-15, dan disambut dengan cemoohan oleh sekitar 72.000 penonton di stadion.
“Sulit untuk menghadapi para penggemar di seluruh dunia (setelah musim yang buruk),” ujar Amorim dalam konferensi pers pada Kamis. “(Namun) jelas, kami tidak bisa bersembunyi."
Dalam pernyataannya yang blak-blakan, Amorim menegaskan pentingnya keterbukaan dan tanggung jawab terhadap para suporter klub, meski situasi sulit tengah dihadapi.
"Jika ada satu hal yang benar-benar penting di klub ini, kami harus menghadapi para penggemar kami saat ini, dan memberikan sesuatu kepada para penggemar kami di seluruh dunia. Kami ingin melakukan itu, tetapi terkadang itu sangat sulit," tambahnya.
Amorim mengakui bahwa kekalahan di Malaysia dipengaruhi oleh kondisi fisik dan mental pemain yang belum sepenuhnya pulih. Ia mengatakan bahwa timnya tidak benar-benar fokus dalam pertandingan tersebut, dan atmosfer negatif yang dirasakan dari suporter bisa dimengerti.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Pada saat itu saya bisa memahami para penggemar dan para pemain,” katanya.
United sendiri akan melanjutkan tur Asia mereka dengan pertandingan persahabatan melawan tim nasional Hong Kong pada Jumat, namun tak semua pemain ikut ambil bagian. Beberapa pemain utama seperti Harry Maguire, Andre Onana, dan Diogo Dalot absen karena menghadiri acara sponsor klub di India. Sementara itu, Luke Shaw dicoret dari skuad, dan Matthijs de Ligt, Mason Mount, serta Joshua Zirkzee yang absen di Malaysia dikonfirmasi dalam kondisi fit dan kemungkinan akan tampil di Stadion Hong Kong.
“Tentu saja tim lelah karena kami terbang ke Malaysia dan dengan jet lag kami bermain dalam kondisi yang sulit. Namun kami siap bermain lagi dan sangat senang berada di sini," ujar Amorim.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelatih tim Hong Kong, Ashley Westwood yang merupakan alumnus akademi United juga menyoroti kondisi tim lawan. Ia menyatakan bahwa pertandingan tur pasca-musim seperti ini bukanlah hal yang diinginkan oleh para pemain, terutama setelah musim yang berat dan dengan jadwal tugas internasional yang menanti.
“Jika jujur ??saja, tidak ada pemain yang ingin melakukan (tur pasca-musim), Anda ingin pulih,” kata Westwood. “Sebagian besar pemain Manchester United akan melapor untuk tugas internasional pada tanggal 2 Juni. Mereka mungkin membutuhkan ini seperti lubang di kepala.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!