Diplomasi Perdamaian Rusia-Ukraina: Pertemuan Baru Berlangsung di Istanbul
📅 Jumat, 30 Mei 2025, 12:20 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohSebagai bagian dari tuntutannya, Kremlin menginginkan agar Ukraina menghentikan ambisinya bergabung dengan NATO dan menyerahkan wilayah yang saat ini dikuasai. Ukraina menyebut tuntutan ini tidak dapat diterima.
Pembicaraan di Istanbul awal bulan ini menghasilkan pertukaran 1.000 tahanan dan kesepakatan untuk saling mengerjakan proposal perdamaian. Namun, Rusia tetap melancarkan serangan mematikan dan menolak seruan gencatan senjata.
Zelenskyy menuduh Rusia mengulur-ulur proses perdamaian dan tidak serius menghentikan serangannya.
“Mereka akan terus mencari alasan untuk tidak mengakhiri perang,” katanya saat konferensi pers di Berlin bersama Kanselir Jerman Friedrich Merz.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di medan perang, Zelenskyy menyebut Rusia tengah mengumpulkan lebih dari 50.000 tentara di wilayah perbatasan Sumy di timur laut, di mana militer Moskow telah menguasai sejumlah permukiman sebagai bagian dari upaya membangun “zona penyangga” di wilayah Ukraina.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!