Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cengkeh Natuna Tembus Pasar Nusantara, Raup Miliaran Rupiah

📅 Jumat, 30 Mei 2025, 22:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cengkeh Natuna Tembus Pasar Nusantara, Raup Miliaran Rupiah Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Petani menjemur cengkeh di Natuna, Kepulauan Riau. 

NATUNA - Cengkeh memiliki berbagai manfaat kesehatan, seperti antioksidan, anti inflamasi, dan membantu mengontrol kadar gula darah. 

Cengkeh memiliki sejarah panjang dalam perdagangan rempah-rempah dan menjadi salah satu rempah yang dicari oleh para pedagang dari seluruh dunia. Cengkeh merupakan bahan utama dalam pembuatan rokok kretek, yang merupakan produk khas Indonesia dan memiliki pasar yang luas. 

Karantina Kepulauan Riau (Kepri) mencatat nilai cengkeh yang dipasok Kabupaten Natuna ke berbagai daerah di Indonesia selama periode April hingga Mei 2025 mencapai Rp17,7 miliar.

Ketua Tim Kelompok Kerja Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kepri, Holland Tambunan dikonfirmasi dari Natuna, Jumat (30/5), mengatakan jumlah cengkeh yang keluar mencapai 239 ton.

Holland menegaskan, cengkeh di keluarkan dari Natuna secara legal karena telah dilaporkan, diawasi dan diperiksa oleh Satuan Pelayanan Karantina Natuna. Kegiatan pemeriksaan dan pengawasan terbaru dilakukan pada pekan ketiga Mei 2025.

Holland mengapresiasi mitra karantina yang secara rutin melaporkan komoditas kepada petugas karantina.

“Ini bisa menjadi contoh, walaupun Natuna terletak jauh di ujung utara Kepri, masyarakatnya sudah patuh pada aturan karantina,” ucap dia.

Holland yakin pemahaman masyarakat tentang pentingnya melapor ke karantina akan berdampak positif bagi kemajuan daerah.

Hal ini juga menjadi upaya bersama dalam melindungi sumber daya alam hayati serta menjaga keamanan pangan daerah

“Dengan melapor, masyarakat telah berperan aktif dalam melindungi Indonesia dari ancaman hama dan penyakit hewan, ikan, serta tumbuhan,” ujar dia.

Sementara itu, Penanggung Jawab Satuan Pelayanan Karantina Natuna, Iwan Setiawan mengatakan, cengkeh Natuna merupakan salah satu komoditas unggulan dari Kepulauan Riau.

Hal ini terlihat dari data pada Karantina Electronic System for Transaction and Utility Service Technology (Best Trust).

Menurut Iwan, cengkeh yang dikirim pada April dan Mei dengan tujuan DKI Jakarta dan Jawa Tengah telah diperiksa secara menyeluruh dan dinyatakan bebas dari penyakit.

Pemeriksaan meliputi kelengkapan dokumen, pemeriksaan laboratorium dengan pengambilan sampel, serta pemeriksaan fisik untuk memastikan kesehatan cengkeh telah memenuhi persyaratan teknis, yaitu bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.