Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Baznas Dirikan Dapur Umum untuk Bantu Korban Gempa di Bengkulu

📅 Rabu, 28 Mei 2025, 11:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Baznas Dirikan Dapur Umum untuk Bantu Korban Gempa di Bengkulu Doc: ANTARA
Ket. Posko Baznas Tanggap Bencana di Bengkulu.

JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui Baznas Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Bengkulu mendirikan posko bencana dan layanan dapur umum untuk menyediakan makanan siap saji bagi masyarakat terdampak gempa Bengkulu.

Sebanyak delapan personel BTB Bengkulu yang dilengkapi satu mobil rescue langsung bergerak sejak hari pertama kejadian untuk menyisir titik-titik terdampak serta mengidentifikasi kebutuhan mendesak masyarakat.

"Dapur umum dan distribusi makanan adalah bagian penting dari fase tanggap darurat yang kami jalankan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah," kata Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan melalui keterangan di Jakarta, Rabu (28/5).

Saidah menekankan akses terhadap makanan dan kebutuhan dasar menjadi hal paling mendesak dan kehadiran Baznas diharapkan dapat mengurangi beban para penyintas di hari-hari awal pascabencana.

"Baznas terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan berkomitmen memberikan respons yang cepat, tepat, dan terukur terhadap kebutuhan masyarakat terdampak," ujarnya.

Saidah mengatakan Baznas juga tengah menyiapkan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan di lapangan, termasuk kemungkinan pembangunan hunian sementara dan perbaikan rumah terdampak jika diperlukan.

Ia juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa warga Bengkulu. Saidah berharap bantuan yang disalurkan oleh Baznas ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak dalam menghadapi kondisi darurat ini.

"Baznas hadir untuk memberikan perlindungan dan dukungan kepada masyarakat di saat-saat paling sulit. Ini adalah komitmen Baznas dalam menjalankan amanah umat serta memastikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga yang terdampak bencana," jelas Saidah Sakwan.

Diketahui, gempa bumi yang terjadi di Kota Bengkulu pada Jumat (23/5) menyebabkan banyak rumah warga rusak dan memaksa sebagian dari mereka mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kondisi ini mengakibatkan kerugian material yang cukup besar dan menyulitkan warga dalam mengakses berbagai kebutuhan dasar, terutama pangan.

Berdasarkan data terkini, terdapat 155 bangunan yang mengalami kerusakan, dengan rincian kerusakan berat, sedang, hingga ringan. Dari jumlah tersebut, 42 rumah mengalami rusak berat dan harus dirobohkan.

Meski tidak ada korban jiwa akibat gempa, satu orang dilaporkan meninggal karena serangan jantung yang tidak berkaitan langsung dengan bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Jakut Tertibkan Bang...
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.