Untuk Mencegah Eksploitasi KKP Jalankan Misi Hilirisasi
📅 Selasa, 27 Mei 2025, 13:24 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Kesatuan Pelajar Pemuda dan Mahasiswa Perikanan Indonesia (KPPMPI) akan menjalankan misi hilirisasi sektor perikanan guna meningkatkan nilai tambah dan mencegah eksploitasi berlebih di kelautan.
"Penambahan nilai produk sebagai bagian dari hilirisasi sektor perikanan penting adanya. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai sekaligus mencegah eksploitasi yang berlebihan," kata Ketua KPPMPI Hendra Wiguna dalam keterangan resmi, di Jakarta, Senin.
Menurut Hendra, kendati sektor perikanan merupakan sumber daya alam yang dapat diperbarui, pemanfaatannya harus dilakukan secara bertanggungjawab. Maka, pemerintah perlu menyiapkan sumber daya terampil untuk mempermudah laju hilirisasi sektor perikanan.
Untuk menyukseskan hilirisasi sektor perikanan, Hendra menyebut sarana pendidikan bagi pemuda jadi salah satu kunci untuk mendukung pengembangan ekosistem tersebut. Saat ini KKP telah memiliki lima Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) dan 11 perguruan tinggi berupa politeknik dan akademi yang merekrut sekitar 2.000 taruna setiap tahunnya.
"Namun, rasanya belum cukup mengingat potensi sumber daya perikanan yang kita miliki serta agenda hilirisasi yang dicanangkan," tambahnya. Di sisi lain, di tengah kebijakan efisiensi anggaran, penyiapan sumber daya unggul di sektor perikanan tidak bisa hanya mengandalkan sekolah formal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengusulkan agar penyiapan SDM bisa dilakukan lewat mata pelajaran khusus mulai dari tingkat dasar hingga menengah. "Utamanya bagi sekolah-sekolah yang berada di pesisir dan pulau-pulau kecil," katanya.
Permintaan produk perikanan di pasar global, lanjut Hendra, juga diprediksi akan terus meningkat sehingga penambahan nilai produk perikanan perlu dilakukan. "Dengan demikian, akan ada penyerapan tenaga kerja yang signifikan terutama bagi pemuda angkatan kerja," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!