Orangtua Coba Cek Anak, Adakah Trauma agar Tak Jadi Peserta Pesta Seks Sesama Jenis
📅 Selasa, 27 Mei 2025, 19:59 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Polisi menggerebek pesta seks sesame jenis di daerah Setiabudi, Jakarta Selatan. Parahnya, konon trauma masa kecil membuatnya suka sejenis.
Kepolisian mengungkapkan alasan pelaku berinisial DRH (33) menggelar pesta seks sesama jenis di hotel berbintang di Setiabudi, Jakarta Selatan, karena mengalami trauma masa kecil.
"Jadi, dulu waktu dia masih kecil ada traumatik," kata Kapolsek Metro Setiabudi Kompol Firman dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa. Firman mengatakan pelaku dulunya semasa kecil juga mengalami kejadian serupa, dilecehkan oleh sesama jenis.
Trauma itu kemudian membentuk dirinya untuk menjadi bagian sesama penyuka jenis hingga dirinya bergabung dalam sebuah komunitas. "Namun pada saat ditanya, mereka tidak menggunakan grup WhatsApp. Memang ada komunitas untuk sering berkumpul," katanya.
Dia juga memastikan pelaku tidak menggunakan narkoba usai menjalani tes urine. "Kalau untuk narkoba, tidak ditemukan. Karena sudah kita lakukan tes urine. Hasilnya mereka semua negatif," ujar Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Setiabudi AKP Sudarto.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepolisian mengungkap ulang tahun menjadi kedok pesta seks sesama jenis di hotel berbintang empat di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Minggu (25/5) dini hari pukul 01.45 WIB.
Pada awalnya, Kepolisian menerima laporan dari masyarakat yang resah dengan adanya aktivitas LGBT di hotel tersebut pada Senin (24/5) pukul 22.00 WIB.
Kamar nomor 824 terpantau keluar-masuk sebanyak 17 orang laki-laki yang datang sendiri, berdua sampai berempat sejak masuk (check-in) pukul 15.00 WIB.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemudian, besoknya pukul 01.45 WIB dilakukan penggerebekan di kamar hotel nomor 824 yang didapati sekitar sembilan laki-laki. Satu dari mereka yang berperan sebagai fasilitator kini ditetapkan menjadi tersangka. Sedangkan lainnya berstatus saksi dan sudah dipulangkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!