Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Semarang Siap Bentuk 177 Koperasi Merah Putih

📅 Senin, 26 Mei 2025, 22:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Semarang Siap Bentuk 177 Koperasi Merah Putih Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat Rapat Koordinasi Percepatan Pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih Kota Semarang yang digelar di Ruang Lokakrida, Komplek Balai Kota Semarang, Jateng, Senin (26/5/2025).

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, siap membentuk 177 Koperasi Merah Putih di seluruh kelurahan yang ada sebagai bentuk komitmen menjadikan program Koperasi Merah Putih, salah satu butir Astacita Presiden Prabowo, sebagai kekuatan utama ekonomi kerakyatan.

"Hari ini saya mengundang seluruh fraksi DPRD Kota Semarang, untuk ikut membantu membentuk koperasi di tiap kelurahan dan menciptakannya menjadi sebuah gerak ekonomi," kata  Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti di Semarang, Senin (26/5).

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih Kota Semarang yang digelar di Ruang Lokakrida, Kompleks Balai Kota Semarang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Semarang, perwakilan fraksi DPRD, pimpinan OPD terkait, camat dan lurah se-Kota Semarang, serta perwakilan Bank Jateng.

Menurut dia, Koperasi Merah Putih di setiap kelurahan nantinya tidak hanya hadir secara kelembagaan, tetapi juga aktif menggerakkan roda perekonomian warga secara berkelanjutan.

Ia mengatakan bahwa keberadaan koperasi Merah Putih di Kota Semarang harus dibangun sebagai gerakan kolektif lintas sektoral dan non-partisan, termasuk dengan melibatkan fraksi-fraksi yang ada di DPRD.

"Karenanya teman-teman seluruh fraksi ini harus terlibat. Masing-masing dari kelurahan itu warnanya berbeda-beda. Warnanya ada yang hijau, kuning, biru, merah, ada yang abu-abu, ada juga yang tidak ada warnanya," katanya.

"Saya ingin bergotong-royong dalam proses pembentukan,sehingga benar-benar menjadi gerak masyarakat," tegas orang nomor satu di Kota Semarang itu.

Ia juga menyebut pentingnya peran camat dan lurah dalam mendampingi proses pembentukan hingga pengembangan koperasi di wilayahnya masing-masing.

"Tetapi harus diingat bahwa yang namanya kegiatan ekonomi itu ada penyedia dan pengguna. Kalau kita pilih simpan pinjam, kemudian ternyata dalam bisnisnya tidak laku, ya nanti yang akan menanggung kegiatannya adalah koperasi itu sendiri," katanya.

Koperasi, kata dia, harus dirancang sesuai kebutuhan riil warga, dan untuk memacu antusiasme masyarakat maka nantinya akan memberikan apresiasi berupa hadiah bagi Koperasi Merah Putih yang berjalan baik.

"Kami buat lomba, nanti hadiahnya berupa bantuan permodalan jika koperasinya ini paling bagus," katanya.

Pada kesempatan itu, Agustina juga memastikan skema pembiayaan koperasi Merah Putih di Kota Semarang akan memperoleh dukungan dari Bank Jateng.

"Bank Jateng ini hadir secara khusus. Ini waktunya Bank Jateng berbakti kepada masyarakat Kota Semarang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.