Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemensos: Sekolah Rakyat di Maluku Utara Mulai Terima Murid Tahun Ini

📅 Senin, 26 Mei 2025, 17:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemensos: Sekolah Rakyat di Maluku Utara Mulai Terima Murid Tahun Ini Doc: Antara Foto
Ket. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Sosial (Kemensos) Robben Rico, bersama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoandasaat meninjau persiapan pelaksanaan Sekolah Rakyat di Provinsi Maluku Utara.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Sosial (Kemensos) Robben Rico menyatakan Sekolah Rakyat di Maluku Utara akan menerima peserta didik baru tahun ini atau tahun ajaran baru 2025/2026.

Hal tersebut disampaikan Robben saat meninjau persiapan pelaksanaan Sekolah Rakyat di Provinsi Maluku Utara pada Minggu (25/5) bersama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, perwakilan dari Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

"Kalau kami melihat secara prinsip Maluku Utara adalah salah satu daerah yang siap untuk kemudian menyambut Program Sekolah Rakyat, gagasan Pak Presiden Prabowo dalam rangka memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan," katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.

Untuk tahap awal atau bersifat sementara, kata dia, kegiatan belajar-mengajar jenjang SMP bakal dilaksanakan di Sentra Wasana Bahagia Ternate. Sedangkan tingkat SMA akan memanfaatkan Gedung Rehabilitasi Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dan Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA) di Kota Sofifi.

Robben mengapresiasi langkah Gubernur Maluku Utara yang berinisiatif mendirikan Sekolah Rakyat tersebut di atas lahan sebesar delapan hektare di Desa Rioribati, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat.

Pembangunan gedung Sekolah Rakyat secara permanen di lokasi ini dijadwalkan akan mulai dilakukan pada Juni 2025 dan ditargetkan rampung Juni 2026.

Sekolah Rakyat ini akan terdiri dari jenjang SD, SMP, dan SMA, yang seluruh operasionalnya akan dibiayai 100 persen melalui APBN. Program ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga miskin yang berada di Desil 1 dan Desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Sementara itu Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyatakan dukungan penuh terhadap program ini sebagai bagian dari upaya mencerdaskan generasi muda Maluku Utara.

"Kami berharap Sekolah Rakyat ini dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan memberikan perhatian kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu, serta memberikan ekosistem yang baik bagi mereka untuk mengubah masa depan," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.