Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD Minta Pemprov DKI Jakarta Prioritaskan Anggaran Pendidikan Gratis

📅 Selasa, 28 Okt 2025, 02:45 WIB | Oleh:
DPRD Minta Pemprov DKI Jakarta Prioritaskan Anggaran Pendidikan Gratis Doc: Istimewa

JAKARTA - DPRD DKI Jakarta mendorong Pemprov DKI untuk memfokuskan anggaran pada sektor-sektor yang paling berdampak langsung bagi masyarakat, salah satunya pendidikan.

Langkah ini dinilai penting menyusul adanya efisiensi keuangan daerah akibat pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, M Subki, mengatakan seluruh program di lingkungan Pemprov DKI baik dan bermanfaat bagi warga. Namun, kondisi fiskal yang terbatas membuat perlu lebih cermat dalam menentukan skala prioritas.

“Pada dasarnya semua program di dinas-dinas itu baik dan tujuannya untuk kepentingan warga. Tapi kita harus realistis, kondisi keuangan sedang sulit. Jadi mau tidak mau, kita harus menyisir dan menyeleksi lagi mana yang benar-benar prioritas,” ujar Subki di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (27/10).

Subki menilai, salah satu sektor yang perlu mendapat perhatian utama adalah pendidikan gratis bagi warga Jakarta. Program ini, kata dia, harus menjadi kesepakatan bersama antara Pemprov dan DPRD sebagai langkah nyata meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kita punya PR besar, yaitu mewujudkan sekolah gratis. Ini penting dan darurat. Jadi, dana dari dinas lain yang programnya masih bisa ditunda, sebaiknya dialihkan dulu ke Dinas Pendidikan,” tutur dia.

Selain pendidikan dasar, Ketua Pansus Penyelenggaraan Pendidikan itu juga menekankan pentingnya dukungan beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu.

Pemprov DKI telah merancang program setara dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) versi daerah yang ditujukan bagi keluarga tidak mampu, dengan biaya pendidikan sepenuhnya ditanggung oleh Pemprov DKI. Program tersebut ditargetkan mulai berjalan tahun depan dengan kuota awal 100 penerima beasiswa setiap tahun.

“Program LPDP untuk mahasiswa tidak mampu itu sangat penting karena hasilnya langsung bisa dirasakan masyarakat. Jadi, anggaran sebaiknya diarahkan ke program-program seperti ini, yang dampaknya nyata bagi warga,” pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.