Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Gubernur Pramono Ajak Asosiasi Nelayan Bersinergi Suarakan Aspirasi

📅 Senin, 26 Mei 2025, 20:33 WIB | Oleh:
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Gubernur Pramono Ajak Asosiasi Nelayan Bersinergi Suarakan Aspirasi Doc: Foto istimewa/polrespelabuhantjpriok
Ket. Gubernur DKI Pramono Anung (kiri) saat menghadiri memperingati Hari Ulang Tahun ke-52 Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.

JAKARTA - Gubernur Jakarta Pramono Anung mengajak para pemangku kepentingan dan asosiasi nelayan bersinergi menyuarakan aspirasi nelayan khususnya terkait kebijakan Penangkapan Ikan Terukur (PIT), zonasi tangkap dan perlindungan terhadap nelayan kecil.

"Ada sekitar 28 ribu nelayan, sebagian besar merupakan nelayan kecil yang masih membutuhkan dukungan kebijakan agar potensi besar sektor kelautan, termasuk ekonomi biru, dapat dimanfaatkan secara adil dan berkelanjutan," ujar dia di Jakarta, Senin (26/5).

Pramono mengatakan hal itu saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-52 Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) di Tempat Pelelangan Ikan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara.

Dia menyampaikan bahwa nelayan berperan penting mendukung ketahanan pangan nasional karena menyumbang sekitar 50 persen konsumsi protein hewani di Indonesia.

Dia pun berharap HNSI dapat terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kesejahteraan nelayan serta menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan di Indonesia.

Adapun sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan nelayan, Pemprov DKI Jakarta telah meluncurkan sejumlah program. Salah satunya revitalisasi pelabuhan perikanan dan penyediaan infrastruktur pendukung yang modern dan terintegrasi.

Kemudian, bantuan alat tangkap ramah lingkungan bagi nelayan kecil untuk menjaga kelestarian sumber daya laut.

Selanjutnya, penguatan koperasi nelayan dan fasilitasi kemitraan dengan pasar ikan modern, termasuk melalui pemanfaatan teknologi digital.

Terakhir, pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia nelayan, mencakup keterampilan, manajemen usaha dan adaptasi teknologi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pusat Kota Karawang Akan Memiliki Taman

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pusat Kota Karawang Akan Me...
Megapolitan
Di Era Kepintaran Buatan, E...

Ada Apa Kemendagri dan KPK Bentuk Klaster Integritas Pemda?

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ada Apa Kemendagri dan KPK ...

Toronto Jadi Ajang Bersama Venus dan Eala  

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Toronto Jadi Ajang Bersama ...
Megapolitan
Pengadilan Tinggi Jakarta M...

Daerah Gencarkan Transaksi Menggunakan Sitem QRIS

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Daerah Gencarkan Transaksi ...

Manfaatkan Potongan Harga Tiket Kereta Api

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Manfaatkan Potongan Harga T...

Polres Lombok Timur Pantau Pembelian BBM di SPBU

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Polres Lombok Timur Pantau ...

Rupiah Masih Rentan, 5 Agustus 2026

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan, 5 Agus...

Ajax Resmi Umumkan Kedatangan Marc ter Stegen

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Ajax Resmi Umumkan Kedatang...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Empat TPU di Kota Semarang Sudah Penuh
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.