Uni Eropa Desak AS Pilih Dialog Daripada Tarif dalam Perundingan Dagang
📅 Minggu, 25 Mei 2025, 16:15 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohMenteri Perdagangan Prancis, Laurent Saint-Martin, menyebut bahwa ancaman tarif yang baru dari Presiden Trump sama sekali tidak membantu negosiasi.
Dalam pernyataannya di X, ia menekankan, “Kami mempertahankan garis yang sama: de-eskalasi, tetapi kami siap untuk menanggapi.”
AS baru-baru ini mengirimkan daftar tuntutan kepada Brussels, termasuk penghapusan pajak layanan digital nasional dan adopsi standar keamanan pangan AS. Langkah tersebut bertujuan mengurangi defisit perdagangan barang AS dengan UE, yang hampir mencapai €200 miliar tahun lalu.
Sebagai tanggapan, Uni Eropa menawarkan kesepakatan yang saling menguntungkan yang mencakup penghapusan tarif industri, peningkatan pembelian gas alam cair dan kedelai dari AS, serta kerja sama dalam isu kelebihan kapasitas baja.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Robert Sockin, ekonom global senior di Citigroup, “Dengan tarif 50%, akan ada perkiraan resesi untuk Eropa, tetapi saya ragu itu akan diberlakukan.”
Ia menilai tujuan utama Trump adalah menarik UE kembali ke meja perundingan.
Komisi Eropa menegaskan kembali bahwa solusi terbaik adalah kesepakatan yang dinegosiasikan. Meski begitu, mereka siap melakukan tindakan balasan, termasuk mengenakan tarif terhadap barang-barang AS senilai €95 miliar jika eskalasi terus berlanjut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!