Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ekspor Perdana! Pisang Cavendish dari Bone Tembus Pasar Korsel

📅 Minggu, 25 Mei 2025, 20:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekspor Perdana! Pisang Cavendish dari Bone Tembus Pasar Korsel Doc: ANTARA
Ket. Pisang cavendish yang disiapkan untuk ekspor ke Korea Selatan.

MAKASSAR – PT Cipta Agri Pratama (CAP) yang bertindak sebagai offtaker utama berhasil melakukan ekspor perdana terhadap produk pertanian pisang cavendish dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, yang menembus pasar internasional tujuan Korea Selatan.

Sebanyak satu kontainer atau sekitar 20 ton pisang cavendish yang telah dikirim ke Korea Selatan itu merupakan hasil pertanian para petani di Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Direktur PT CAP Rio Erlangga melalui keterangannya di Makassar, Minggu (25/5), menyatakan bahwa keberhasilan ekspor ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Bank BPD Sulselbar sebagai penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan kelompok tani setempat.

"Dalam skema kemitraan ini, petani mendapatkan jaminan harga selama lima tahun, yang memberikan kepastian pasar dan mendorong peningkatan produksi," kata dia.

Saat ini, luas lahan pisang cavendish yang telah ditanam di Kecamatan Kahu mencapai sekitar 13 hektare dan akan terus dikembangkan.

Program ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo dalam mendorong model bisnis pertanian berbasis korporasi dan skala ekonomi efisien. Tujuannya adalah untuk memperluas akses petani terhadap pembiayaan, teknologi, dan memperkuat sistem pemasaran.

Menurut Rio, permintaan pasar untuk pisang cavendish dari Korea Selatan sangat tinggi, dengan kebutuhan mencapai 20 kontainer per bulan atau setara 400 ton. Selain itu, pasar Oman juga tengah menanti pasokan pisang cavendish dari Sulawesi Selatan, yang menunjukkan potensi besar ekspor ke Timur Tengah.

Selain di Kabupaten Bone, penanaman perdana pisang cavendish juga telah dilakukan di beberapa lokasi lain seperti Kabupaten Sidrap, Gowa, dan Bantaeng.

Dengan pengembangan lebih lanjut di berbagai wilayah Sulawesi Selatan, program ini diharapkan tidak hanya mendorong peningkatan ekspor, tetapi juga memberi dampak nyata terhadap kesejahteraan petani, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan pendapatan daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemerintah Provinsi DKI Jak...

Indonesia-Arab Saudi Perluas Kerja Sama Sektor Transportasi

32 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Luar Negeri
Indonesia-Arab Saudi Perlua...
Megapolitan
Disperindag: Harga Komodita...

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Purwokerto Mulai Naik

54 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Sejumlah Kebutuhan Po...

Menkeu Purbaya Pastikan Tak Naikkan Tarif Pajak

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Ekonomi
Menkeu Purbaya Pastikan Tak...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.