Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sopir Mobil Mewah Terobos Gerbang Tol Katanya Alami Depresi

📅 Minggu, 23 Nov 2025, 17:55 WIB | Oleh:
Sopir Mobil Mewah Terobos Gerbang Tol Katanya Alami Depresi Doc: ANTARA/Instagram/@dashcam_owners_indonesia/Ilham K
Ket. Tangkapan layar akun Instagram @dashcam_owners_indonesia saat merekam mobil sedan yang menerobos gerbang tol Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (19/11).

JAKARTA - Sopir mobil mewah yang menerobos gerbang Tol Simatupang sebagai gerbang masuk utama untuk menuju Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road/JORR) di Jakarta Selatan pada Rabu (19/11) mengalami depresi.

"Dari pihak keluarga, sopir berinisial A tersebut infonya ada gangguan psikologis atau sedang depresi," kata Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dhono Vernandhie dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (23/11).

Dhanar menjelaskan, pihaknya telah mengidentifikasi sopir tersebut dan tidak melakukan penilangan. Kepolisian telah berkoordinasi dengan pengelola jalan tol.

"Tindak lanjut kami koordinasikan ke pengelola jalan tol untuk penyelesaian pembayaran tertunggaknya," katanya.

Dhanar juga menambahkan, pihaknya telah mendatangi kediaman sopir A tersebut dan melakukan edukasi keselamatan berkendara terhadapnya.

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyelidiki sebuah mobil mewah penerobos Gerbang Tol Simatupang sebagai gerbang masuk utama untuk menuju Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) di Jakarta Selatan.

"Sudah termonitor dan sedang dilakukan pengecekan," kata Kepala Satuan (Kasat) Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dhono Vernandhie saat dikonfirmasi, di Jakarta, Rabu (19/11).

Dhanar juga menjelaskan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terkait nomor kendaraan tersebut, namun belum bisa menjabarkan secara detail siapa pemilik kendaraan tersebut.

"Sementara itu (pemeriksaan nomor kendaraan) yang sedang dilakukan," katanya.

Sebelumnya, sebuah video beredar di media sosial Instagram yang diunggah oleh akun @dashcam_owners_indonesia tentang sebuah mobil mengikuti sebuah mobil pikap yang berada di depannya untuk melakukan "tap" di gerbang tol.

"Tap" adalah tindakan menempelkan atau menempelkan kartu elektronik (e-toll) pada mesin di gerbang tol untuk melakukan transaksi pembayaran.

Namun, setelah mobil pikap melakukan "tap", mobil tersebut terlihat memepet dan menerobos gerbang tol dan langsung tancap gas untuk menghindari pembayaran.

"Sekelas Audi A8L mesin V6 turbocharged masa iya, gak punya duit itu buat bayar tol 17 ribu rupiah, kalah sama mobil bak," tulis akun tersebut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

47 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.