Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Desa Rejomulyo Menjadi Sentra Pisang Cavendish yang Sangat Laris

📅 Jumat, 27 Feb 2026, 16:10 WIB | Oleh:
Desa Rejomulyo Menjadi Sentra Pisang Cavendish yang Sangat Laris Doc: ist
Ket. sentranya di magetan

MAGETAN – Tentu banyak orang yang mengenal pisang enak seperti Cavendish. Tidak jauh-jauh kini sentranya ada di Jawa Timur. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, Jawa Timur, mendukung pengembangan Desa Rejomulyo di Kecamatan Barat untuk menjadi sentra penghasil pisang Cavendish dengan mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan warga untuk membudidayakan komoditas tersebut melalui program ketahanan pangan desa.

Kepala Desa Rejomulyo Aris Purwanto di Magetan, Jumat, mengatakan bahwa dana ketahanan pangan dari dana desa yang jumlahnya terbatas, harus dimanfaatkan secara tepat dan berkelanjutan, bukan hanya program sekali pakai. Karena itu, pemerintah desanya berinisiatif mengalokasikan anggaran tersebut untuk pembelian bibit pisang Cavendish yang saat ini memiliki prospek pasar cukup baik.

"Pisang Cavendish sekarang banyak dicari, termasuk untuk kebutuhan SPPG dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis. Ini peluang yang harus kita tangkap," ujar dia.

Sisi lain, ia menilai masih banyak lahan pekarangan warga yang kurang produktif dan perlu didorong agar memberikan nilai manfaat bagi masyarakat. Salah satunya digunakan untuk budi daya pisang tersebut.

Ia menjelaskan dalam tahap awal, program ketahanan pangan desa tersebut menyasar 50 keluarga yang memiliki kebun pekarangan. Masing-masing keluarga akan menerima dua bibit pisang Cavendish untuk ditanam.

Sementara itu, warga yang memiliki kemampuan lebih juga didorong untuk membeli dan menanam bibit secara mandiri guna mempercepat pengembangan komoditas tersebut.

Aris menargetkan, dalam kurun waktu satu tahun ke depan Desa Rejomulyo dapat dikenal sebagai desa penghasil pisang Cavendish di Kabupaten Magetan. Dirinya berharap gerakan tersebut mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

Program tersebut, lanjutnya, sejalan dengan arahan kepala daerah setempat yang mendorong masyarakat untuk menanam pisang Cavendish sebagai bagian dari dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis.

"Desa Rejomulyo sangat mendukung gerakan menanam pisang Cavendish ini. Harapannya, selain membantu program pemerintah, kita juga bisa membangun branding desa sebagai sentra penghasil pisang Cavendish yang muaranya meningkatkan kesejahteraan warga," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Olahraga
Alwi Tersingkir dari French...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.