Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Viral di TikTok! Boneka Labubu Dipakai Rihana dan Dua Lipa, Kini Ditarik dari Peredaran

📅 Sabtu, 24 Mei 2025, 09:34 WIB | Oleh:
Viral di TikTok! Boneka Labubu Dipakai Rihana dan Dua Lipa, Kini Ditarik dari Peredaran Doc: BBC
Ket. Gantungan kunci boneka monster Labubu

LONDON – Produsen boneka monster Labubu menarik mainan tersebut dari semua toko di Inggris. Penggemar bereaksi marah di media sosial.

Pop Mart, yang membuat gantungan tas monster itu, mengatakan kepada BBC bahwa mereka telah menghentikan penjualan liontin itu di seluruh 16 tokonya hingga bulan Juni untuk "mencegah potensi masalah keamanan".

Penggemar Labubu, Victoria Calvert, mengatakan ia menyaksikan kekacauan di toko Stratford di London. "Sungguh menggelikan berada dalam situasi di mana orang-orang berkelahi dan berteriak dan Anda merasa takut."

Boneka-boneka ini menjadi tren TikTok setelah dikenakan oleh para selebritas seperti Rihanna dan Dua Lipa. Kini, beberapa pakar ritel memperingatkan bahwa penghentian stok hanya akan meningkatkan permintaan.

Labubu adalah karakter monster unik yang diciptakan oleh seniman kelahiran Hong Kong Kasing Lung, dan dipopulerkan melalui kolaborasi dengan toko mainan Pop Mart.

Sejak memperoleh status selebriti, gantungan tas ini menjadi viral sebagai aksesori fesyen.

Di Inggris, harga dapat berkisar antara £13,50 hingga £50, dengan edisi langka mencapai ratusan pound di situs penjualan kembali seperti Vinted dan eBay.

Pop Mart mengatakan pihaknya tengah mengupayakan sistem yang lebih adil ketika mainan dikembalikan ke raknya.

Namun penggemar di media sosial tidak senang dengan keputusan penarikan boneka tersebut.

"Ini salah kalian karena memberikan stok secara tetes kepada kami sehingga menyebabkan kehebohan ini," komentar seseorang pada unggahan Instagram Pop Mart.

Sementara yang lain melampiaskan kemarahannya pada para pengecer.

"Pembeli menjualnya kembali seharga £100 untuk satu Labubu, yang tidak dapat diterima. Bagaimana mungkin mereka bisa membeli dan orang lain tidak bisa?!" kata salah seorang.

Jaydee mengatakan bahwa reseller merusak kesenangan tren online, membuat barang-barang menjadi tidak terjangkau bagi penggemar sejati

Jaydee, seorang eksekutif pemasaran yang mengunggah video unboxing Labubu di TikTok, menyalahkan pengecer karena merusak keseruan tren Labubu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

14 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.