Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menlu RI Dorong Korsel Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik di Asean

📅 Sabtu, 27 Jul 2024, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menlu RI Dorong Korsel Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik di Asean Doc: ANTARA/HO-Kemlu RI
Ket. Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi berbicara dalam Pertemuan Menlu ASEN-Korea Selatan di Vientiane, Laos, pada Jumat (26/7/2024).

Jakarta - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mendorong Korea Selatan mengembangkan ekosistem kendaraan listrik (electronic vehicles/EV) di kawasan Asia Tenggara, sebagai salah satu bidang penguatan kerja sama untuk memperingati 35 tahun hubungan Asean-Korea.

Pernyataan tersebut disampaikan Retno dalam Pertemuan Menlu Asean-Korsel di Vientiane, Laos, Jumat, sebagai tindak lanjut dari Deklarasi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Kawasan yang disepakati para pemimpinAsean Plus Threesaat keketuaan Indonesia tahun lalu.

"Untuk menciptakan kawasan yang lebih hijau di masa yang akan datang, penting bagiAsean untuk bisa meningkatkan kapasitasnya dalam menggunakan dan menciptakan
teknologi terkini, khususnya kendaraan listrik," kata dia dalam keterangan tertulis Kemlu RI.

Retno memaparkan bahwa pasar kendaraan listrik di Asean terus meningkat, dan nilainya mencapai 1,14 miliar dolar AS (sekitar Rp18,6 triliun) tahun ini.

Pada 2029, pasar untuk kendaraan listrik di Asia Tenggara diproyeksikan meningkat hingga 4,70 miliar dolar AS (sekira Rp76,6 triliun).

Mengacu pada potensi tersebut, Menlu Retno mendorong Asean dan Korsel untuk bekerja sama mengembangkan ekosistem kendaraan listrik antara lain dengan memanfaatkan keunggulan komparatif negara-negara anggota Asean serta diversifikasi investasi, khususnya untuk infrastruktur kendaraan listrik.

Kerja sama tersebut juga dapat dilakukan dengan mengembangkan standar teknis, menarik partisipasi sektor swasta, serta menciptakan ekosistem dan rantai pasok kendaraan listrik yang kuat.

Selain penguatan kerja sama kedua pihak, para menlu Asean dan Korsel juga membahas ketegangan di Semenanjung Korea.

"Situasi di Semenanjung Korea harus ditanggapi dengan tegas dan bijak, sementara jalur komunikasi dan dialog harus tetap terbuka," tutur Menlu Retno.

Karena itu, menurut Retno, Asean dan Korsel harus jadi yang terdepan untuk terus memajukan pembangunan di kawasan.

Asean dan Korsel juga disebutnya harus meningkatkan komitmennya dalam menciptakan arsitektur kawasan yang terbuka, transparan, dan inklusif, terutama melalui mekanisme Asean, implementasi Traktat Persahabatan dan Kerja Sama (TAC), serta Pandangan Asean tentang Indo-Pasifik (AOIP).

Menlu RI secara khusus mengajak Korsel untuk menegaskan kembali dukungan terhadap isu Palestina, termasuk mendorong gencatan senjata yang permanen dan penyaluran bantuan kemanusiaan tanpa hambatan.

"Saya berharap Korea Selatan dapat segera mengakui Palestina dan memberikandukungan terhadap keanggotaan penuh Palestina di PBB," tutur Retno.

Pertemuan Menlu Asean-Korsel di Vientiane turut mempersiapkan peluncuran Kemitraan Strategis Komprehensif Asean-Korsel, yang akan diresmikan pada KTT Asean-Korsel pada Oktober mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.