Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Imbau Warga Manggarai Barat Hindari Bakar Lahan dan Sampah untuk Cegah Karhutla

📅 Sabtu, 24 Mei 2025, 13:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Imbau Warga Manggarai Barat Hindari Bakar Lahan dan Sampah untuk Cegah Karhutla Doc: Antara Foto
Ket. BMKG mengimbau masyarakat Manggarai Barat untuk tidak membakar lahan dan sampah demi mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah cuaca panas dan kering.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga untuk menghindari pembakaran lahan atau sampah tanpa pengawasan yang dapat memicu meluasnya kebakaran dalam musim kemarau tahun 2025 di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Dengan kondisi cuaca panas, kering, dan gelombang laut yang bervariasi ini, masyarakat juga diimbau untuk mulai menghemat penggunaan air bersih," kata Kepala Stasiun Meteorologi Komodo Maria Seran saat dihubungi di Labuan Bajo, Sabtu.

Ia juga mengimbau warga agar melindungi kulit dari paparan sinar matahari saat beraktivitas di luar ruangan.

"Jangan lupa menggunakan tabir surya untuk menjaga kesehatan kulit dan jaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air putih untuk mencegah dehidrasi," katanya.

Maria menjelaskan wilayah Manggarai Barat, termasuk Labuan Bajo, saat ini telah memasuki musim kemarau.

Cuaca umumnya cerah hingga cerah berawan, dengan arah angin bertiup dari tenggara dan Selatan pada kecepatan 4 hingga 15 knot atau sekitar 7 hingga 28 kilometer per jam.

Suhu udara, lanjut dia, diprakirakan berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius, dimana dini hari hingga pagi hari mungkin terasa lebih dingin.

Hal ini merupakan kondisi alamiah pada musim kemarau karena minimnya tutupan dan sejak matahari terbenam, bumi terus melepaskan panas ke atmosfer.

"Pendinginan ini berlangsung sepanjang malam dan mencapai titik terendah justru menjelang matahari terbit, saat panas belum kembali terserap oleh permukaan tanah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Potongan 8% kaga ada bedanya, malah makin parah ...
    Pak presiden yg terhormat tolong cek ricek hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Rona
The Brink of War: Teror Psi...
Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.