Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekosistem Ekonomi di Perdesaan Harus Sehat dan Terhindar dari Korupsi

📅 Jumat, 23 Mei 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

“Jadi Koperasi Merah Putih ini akan memotong rantai pasok yang panjang,” kata Menko Pangan.

Koperasi Merah Putih juga diproyeksikan dapat memiliki ragam unit usaha, seperti toko sembako, simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, gudang, hingga logistik desa.

Motor Penggerak

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran dalam kesempatan itu mengatakan mendukung sepenuhnya program pemerintah pusat, salah satunya yakni pembentukan Koperasi Merah Putih.

“Koperasi Merah Putih, kami sangat menyambut baik dan mendukung penuh, yang nantinya dapat menjadi motor penggerak kemandirian desa dan kelurahan untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Sabran.

Per 21 Mei 2025, perkembangan pembentukan Koperasi Merah Putih di Kalimantan Tengah, dari jumlah total 1.432 desa dan 144 kelurahan, sebanyak 659 desa/kelurahan sudah tersosialisasikan.

Kemudian 268 desa/kelurahan sudah melakukan musyawarah desa kelurahan khusus serentak, 218 sudah berproses di notaris, serta 68 siap mengikuti demo pendaftaran Koperasi Merah Putih di Sistem Administrasi Badan Hukum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

4 Tempat Usaha Don Ritto Mulai Disisir Petugas Kejagung

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...

Warga Akan Lebih Sehat Bila Tinggal di Rumah yang Layak Huni

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Warga Akan Lebih Sehat Bila...

ASN Yang Segera Memasuki Masa Pensiun Perlu Persiapan

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.