Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI Baca Sinyal The Fed: Dua Kali Turunkan Bunga Acuab di 2025

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 00:00 WIB | Oleh:
BI Baca Sinyal The Fed: Dua Kali Turunkan Bunga Acuab di 2025 Doc: antara
Ket. BI Tangkap Sinyal “Dovish” The Fed

JAKARTA - Bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) bakal mempertahankan status quo kebijakan moneternya, setidaknya hingga pertengahan semester kedua tahun ini. Langkah tersebut diambil di tengah ancaman inflasi tinggi di AS, menyusul kebijakan tarif yang diterapkan pemerintahan Presiden Donlad Trump.

The Fed diperkirakan mengunci suku bunga acuannya yang saat ini di kisaran 4,25-4,50 persen hingga Agustus mendatang. Menurut Bank Indonesia (BI), The Fed diperkirakan memangkas suku bunga acuannya sebanyak dua kali padatahun ini.

Proyeksi ini didasarkan pada meningkatnya ketidakpastian global dan potensi pelonggaran moneter guna menjaga stabilitas ekonomi AS. “Kalau sebelumnya karena ada ketakutan resesi lebih awal, kami perkirakan Fed Fund Rate (FFR) akan turun dua kali, yaitu di sekitar bulan September sekali, dan di bulan Desember,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur BI di Jakarta, Rabu (21/5).

Selain itu, kekhawatiran terhadap ketidakpastian ekonomi juga mendorong pergeseran aliran modal dari aset-aset aman ke negara berkembang, termasuk Indonesia.

Perry menilai penguatan arus modal tersebut turut berkontribusi terhadap meredanya tekanan terhadap nilai tukar, termasuk penguatan rupiah terhadap dollar AS. BI mencatat stabilitas rupiah tetap terjaga melalui berbagai langkah stabilisasi, termasuk intervensi pasar valuta asing dengan skema Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar keuangan global seperti Hong Kong, Eropa, dan AS.

Meski demikian, dirinya tetap mengingatkan bahwa kondisi global masih diliputi ketidakpastian, terutama terkait kebijakan tarif resiprokal yang diterapkan Presiden AS Donald Trump dan respons retaliasi dari Tiongkok. Fragmentasi ekonomi global pun berpotensi menekan volume perdagangan dunia.

Sebagai antisipasi, BI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui intervensi berlapis, baik di pasar dalam negeri maupun luar negeri, termasuk lewat pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Adapun dalam konferensi pers melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan Mei 2025, BI memangkas suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis point (bps) menjadi berada pada level 5,5 persen.

Tahan FFR

Sementara itu, The Fed saat ini mempertahankan suku bunga acuannya. The Fed juga memperingatkan dampak penerapan tarif impor oleh Presiden Trump berisiko menghambat perekonomian dalam jangka pendek dan memperlemah pasar tenaga kerja.

Awal bulan ini, AS dan Tiongkok akan menurunkan tarif secara signifikan satu sama lain selama 90 hari.

Presiden Federal Reserve Bank of St. Louis, Alberto Musalem menilai, jika negosiasi perdagangan berhasil dan tarif diturunkan, inflasi diperkirakan akan terus menurun menuju target 2 persen.

Namun jika inflasi terbukti lebih persisten, respons moneter yang terlalu cepat seperti pelonggaran kebijakan berisiko menurunkan kredibilitas The Fed dalam menjaga stabilitas harga.

“Stabilitas harga harus tetap menjadi prioritas utama di tengah ancaman inflasi yang bisa menggeser ekspektasi jangka panjang,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.