Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Petani Pacu Masa Tanam, Alsintan Jadi Senjata

📅 Rabu, 21 Mei 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Petani Pacu Masa Tanam, Alsintan Jadi Senjata Doc: antara
Ket. Intervensi Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Percepat Masa Tanam

JAKARTA – Pemberian alat dan mesin pertanian (alsintan) diharapkan bisa mempercepat musim tanam dan meningkatkan indeks pertanaman (IP). Selama ini, keterbatasan Alsintan menjadi kendala di lapangan sehingga membuat jeda waktu olah tanam.

Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang berkomitmen mempercepat musim tanam dan meningkatkan indeks pertanaman (IP) hingga tiga kali setahun. Komitmen ini ditegaskan saat kunjungan lapangan Direktur Jenderal (Dirjen) PSP Kementan Andi Nur Alam Syah bersama Bupati Karawang ke Desa Kutawargi, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Senin (19/5), di areal sawah seluas 253 hektare yang dikelola oleh Gapoktan Kutajaya.

Andi Nur Alam Syah mengungkapkan, sebelumnya Karawang hanya mampu menggarap 24.000 hektare dari potensi 30.000 hektare. Kini, target luas tanam ditingkatkan menjadi 34.000 hektare pada Mei ini. Upaya ini didorong oleh intervensi alat dan mesin pertanian (alsintan) serta perbaikan infrastruktur irigasi.

“Dengan kehadiran Satgas Optimalisasi Alsintan, kami lakukan percepatan olah tanah dan tanam. Lahan-lahan yang sudah panen langsung kita garap kembali. Karawang sudah menyatakan kesiapan untuk tanam 34.000 hektare. Ini akan mendongkrak produksi dan membantu mencapai target nasional,” ujar Andi

Andi menambahkan, salah satu kendala di lapangan adalah keterbatasan alsintan yang menyebabkan jeda waktu olah tanah hingga dua minggu pasca panen. Untuk itu, Ditjen PSP akan memperkuat distribusi alsintan dari traktor hingga combine harvester dan menyediakan benih melalui koordinasi dengan Ditjen Tanaman Pangan.

Saat ini, Karawang memiliki luas lahan pertanian sekitar 101.000 hektare, dengan target produksi gabah kering panen (GKP) tahun ini sebesar 1,4 juta ton. Dengan tambahan bantuan alsintan dan benih dari pusat, target ini diyakini akan tercapai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Luar Negeri
Insiden Maut Chiang Rai: Te...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.