Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Khofifah Luncurkan Penerimaan Siswa Berbasis AI untuk SMA di Jatim

📅 Rabu, 21 Mei 2025, 10:13 WIB | Oleh:
Khofifah Luncurkan Penerimaan Siswa Berbasis AI untuk SMA di Jatim Doc: Istimewa
Ket. Gubernur Khofifah berharap dengan sistem baru seluruh proses SPMB di Jawa Timur akan berjalan lancar obyektif, akuntabel dan berkelanjutan.

SURABAYA - Menjelang Tahun Ajaran 2025/2026, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jenjang SMAN/SMKN berbasis kecerdasan buatan AI di Surabaya, Selasa (20/5).

"Ini maka menjadi penanda dimulainya proses pendaftaran siswa baru jenjang menengah atas di lingkungan Provinsi Jawa Timur. SPMB berbasis AI ini tetap akan dipandu oleh tim dari ITS, timnya ada di sini," jelasnya.

Dengan SPMB yang berbasis AI, Gubernur Khofifah berharap seluruh proses SPMB di Jawa Timur akan berjalan lancar obyektif, akuntabel dan berkelanjutan. SPMB berbasis AI diharapkan bisa memudahkan para orang tua pada proses penerimaan murid baru jenjang SMAN/SMKN di Jawa Timur.

Selain SPMB berbasis AI, Khofifah menambahkan, untuk yang akan bertanya secara langsung tetap akan dilayani melalui telepon dengan membuka 10 nomor. Ada juga via WhatsApp layanan masyarakat 0811 322 777 02 yang bisa dijawab selama 24 jam.

“Di Kantor Dinas Pendidikan Jatim Jalan Gentengkali maupun UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan di Jalan Jagir membuka help desk dengan jam operasional layanan pukul 08.00-16.00, tanggal 19 Mei - 5 Juli 2025. Artinya dengan segala cara Dinas Pendidikan memberikan pelayanan yang paripurna bagi masyarakat dalam proses SPMB ini,” jelasnya.

“Selain itu, juga terdapat pelayanan informasi dan konsultasi di masing-masing sekolah juga dibuka layanan SPMB dan website spmb.jatimprov.go.id,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Gubernur Khofifah berharap para orang tua yang akan melakukan pendaftaran di SMAN/SMKN di wilayah Jawa Timur benar-benar memperhatikan _time line_ tersebut. Sehingga nantinya tidak ada yang tertinggal atau melewatkan tahapan-tahapannya.

"Karena ini kan tahapannya panjang, jadi perlu dicermati tahapan dan tanggalnya, supaya tidak terlewat. Mohon doanya semua mudah-mudahan lancar," imbuhnya.

Khofifah menegaskan komitmen Pemprov Jatim untuk memastikan proses SPMB ini berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, tanpa diskriminasi dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon murid baru. 

"Mari kita kawal bersama agar SPMB tahun ini berjalan lancar dan memberikan kepastian bagi para orang tua dan calon murid baru," ajaknya.

Di sisi lain Gubernur Khofifah mengungkapkan jumlah lulusan SMP sederajat pada tahun ajaran ini mencapai 682.252 siswa. Sementara daya tampung SPMB untuk SMAN di Jawa Timur sebanyak 126.180 siswa dan untuk SMKN sebanyak 135.216 siswa.

"Daya tampung untuk SMAN dan SMKN di Jatim sebanyak 261.396 siswa atau sekitar 38,31 persen," ungkapnya.

Dia mengatakan bahwa ada 420.586 siswa atau 61,69 persen yang tidak tertampung di SMAN dan SMKN di Jawa Timur. 

Menanggapi hal tersebut, orang nomor satu di Jatim ini mengungkapkan bahwa Pemprov Jatim menyiapkan langkah strategis untuk dapat membantu para siswa yang bersekolah di sekolah swasta. Langkah itu dimulai dengan penandatanganan komitmen bersama antara 24 cabang dinas dan SMAS dan SMKS se-Jawa Timur terkait pemberian beasiswa penuh dan biaya pendidikan terjangkau pada 2 Mei 2025 yang lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.