Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Usai Telepon Putin, Trump: Russia-Ukraina Segera Memulai Perundingan

📅 Selasa, 20 Mei 2025, 10:05 WIB | Oleh:
Usai Telepon Putin, Trump: Russia-Ukraina Segera Memulai Perundingan Doc: AP
Ket. Donald Trump bertemu Vladimir Putin di KTT G-20 di Hamburg, Jerman pada tahun 2017

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengatakan Russia dan Ukraina akan "segera" memulai perundingan damai setelah ia berbicara dengan Vladimir Putin pada hari Senin (19/5), meski pemimpin Russia itu menolak seruannya untuk gencatan senjata tanpa syarat.

Trump membingkai percakapan dua jam itu sebagai terobosan saat mengupayakan kesepakatan yang sulit dipahami untuk mengakhiri konflik seperti yang ia janjikan saat kampanye: menyelesaikannya dalam waktu 24 jam.

Namun Putin bersikap lebih tenang, dengan mengatakan siap bekerja sama dengan Kyiv dalam sebuah memorandum untuk mengakhiri perang yang dilancarkan Moskow pada Februari 2022, tetapi ia bersikeras pada kompromi di kedua belah pihak.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang telah memperbaiki hubungan dengan presiden AS setelah pertikaian sengit di Ruang Oval, mendesak Trump dalam panggilan terpisah untuk tidak membuat keputusan apa pun "tanpa kami."

Trump telah menggantungkan harapannya untuk mengakhiri konflik ini pada ikatan pribadi dengan Putin, meski ia menunjukkan rasa frustrasi terhadap penolakan pemimpin Kremlin itu untuk membuat kesepakatan.

"Saya yakin ini berjalan dengan sangat baik," kata Trump di jejaring sosial Truth Social miliknya setelah panggilan telepon dengan Putin pada hari Senin. 

"Russia dan Ukraina akan segera memulai negosiasi menuju Gencatan Senjata dan, yang lebih penting, MENGAKHIRI Perang."

Trump kemudian mengatakan menurutnya Putin siap untuk gencatan senjata.

"Saya yakin dia ingin berhenti," kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval. "Jika saya pikir Presiden Putin tidak ingin menyelesaikan ini, saya bahkan tidak akan membicarakannya." 

Sangat Berguna

Trump baru-baru ini menyerukan gencatan senjata tanpa syarat selama 30 hari antara Ukraina dan Rusia. Kyiv setuju, tetapi Putin sejauh ini menunda gencatan senjata tersebut, yang memicu kritik dari negara-negara Barat.

Putin lebih berhati-hati terhadap panggilan Trump , bahkan saat ia tampaknya memberikan salah satu tanda paling konkret tentang kesiapannya membahas gencatan senjata.

"Itu sangat informatif dan sangat terbuka dan secara keseluruhan, menurut pendapat saya, sangat berguna," kata Putin kepada media Russia setelah panggilan tersebut.

Ia mengatakan Russia akan "mengusulkan dan siap bekerja sama dengan pihak Ukraina dalam sebuah memorandum mengenai kemungkinan perjanjian perdamaian di masa depan yang mendefinisikan berbagai posisi."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
Marquez Rebut Sprint MotoGP...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.