Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Digitalisasi Desa Wisata Harus Diimbangi Kesiapan Pengelolaan

📅 Minggu, 18 Mei 2025, 09:23 WIB | Oleh:
Digitalisasi Desa Wisata Harus Diimbangi Kesiapan Pengelolaan Doc: ANTARA
Ket. Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena saat meninjau salah satu lokasi wisata di Desa Wisata Kandri, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/5/2025).

SEMARANG - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Samuel Wattimena mengingatkan bahwa digitalisasi untuk pengembangan desa wisata harus diimbangi dengan kesiapan pengelolaan.

"Digitalisasi menjadi kunci pengembangan pariwisata. Tapi, menurut saya persiapan ke dalam itu harus segera dilakukan," katanya, di Semarang, Sabtu.

Hal tersebut disampaikannya saat Bimbingan Teknis Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara Melalui Pemanfaatan Digital Marketing di Desa Wisata Kandri, Semarang, Jawa Tengah.

Menurut dia, kekuatan digitalisasi sangat cepat, terutama penyebarannya yang masif sehingga segala sesuatu berkaitan dengan desa wisata tersebut akan tersebar luas secara cepat.

"Kalau kemudian menangkap sesuatu yang negatif tersebarnya juga luas sekali. Sesuatu yang negatif ini tidak selalu masalah sampah, tapi kesiapan, 'service', 'hospitality', termasuk masalah MCK-nya, kulinernya juga," katanya.

Artinya, kata dia, kesiapan pengelola desa wisata harus benar-benar dimatangkan terlebih dulu dalam pengembangan potensi yang ada, terutama bagaimana pengunjung merasa puas.

"Karena sayang sekali kalau sudah mempromosikan melalui digital, kemudian kita tidak memanfaatkan semua lini yang terkait. Sudah tersiar dengan luas, yang bisa ngambil manfaat cuman satu-dua bidang, kan sayang banget," kata legislator dari Daerah Pemilihan Jateng 1 itu.

Diakuinya, saat ini digitalisasi memang menjadi keniscayaan yang harus dimanfaatkan seiring kemajuan teknologi, termasuk dalam pengenalan atau pemasaran desa wisata secara luas.

"Menurut saya sekarang memang waktunya kita lebih memanfaatkan kemajuan teknologi, salah satunya 'digital marketing'. Ada media massa dan media sosial," kata Samuel.

Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Erwita Dianti mengatakan bahwa desa wisata memang tengah diangkat sebagai program keunggulan kementerian.

"Desa wisata sedang kami angkat untuk masukkan dalam program unggulan Kemenpar. Kami kurasi keunikannya apa, selain pemandangan alam, misalnya," katanya.

Untuk semakin mengenalkan desa wisata secara lebih luas, kata dia, penting untuk mengintegrasikan digitalisasi ke dalam pemasaran dan pengembangannya.

Sementara itu, Ketua Pengelola Desa Wisata Kandri, sekaligus Ketua Pokdarwis Pandanaran Desa Wisata Kandri Syaeful Ansori mengakui bahwa pihaknya sudah memanfaatkan digitalisasi untuk mempromosikan desa wisata tersebut.

Semula, kata dia, promosi desa wisata masih dilakukan secara konvensional, yakni "door to door" dengan mendatangi sekolah-sekolah, tetapi sekarang sudah memanfaatkan berbagai platform media sosial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Carrick Kecewa MU Gagal Men...

Liga Wanita Indonesia Resmi Dibuka

1 jam lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Liga Wanita Indonesia Resmi...
Luar Negeri
Aktivitas Olahraga Warga Si...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.