Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Proyek TOD Sudirman Tancap Gas, Kajian Beres dalam Hitungan 3 Bulan

📅 Sabtu, 17 Mei 2025, 08:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Proyek TOD Sudirman Tancap Gas, Kajian Beres dalam Hitungan 3 Bulan Doc: Istimewa.
Ket. Ilistrasi - Stasiun Sudirman difoto dari Jalan Sudirman, Jakarta.

JAKARTA - Integrasi transportasi sangat penting karena meningkatkan efisiensi dan kenyamanan mobilitas, mendukung keberlanjutan kota, dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. 

Dengan integrasi, pengguna dapat berpindah dari satu moda transportasi ke moda lainnya dengan mudah, sehingga perjalanan menjadi lebih lancar dan efisien. 

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo menyatakan pihaknya berharap kajian pengembangan Transit Oriented Development (TOD) di Kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, akan rampung dalam waktu tiga bulan ke depan.

"Harapannya dalam waktu tiga bulan kajiannya ini muncul dan nanti atas dasarnya itu kita akan bertindak lanjut lagi," kata Didiek ditemui di sela peluncuran buku "Masinis yang Melintasi Badai" di Jakarta, Jumat (16/5).

Dia menyampaikan kajian tersebut dilakukan untuk merancang ekosistem transportasi yang terintegrasi di kawasan Sudirman melalui kerja sama dengan Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT).

Pengembangan kawasan TOD Sudirman juga akan melibatkan kolaborasi lintas institusi, termasuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, MRT, dan berbagai moda transportasi lainnya untuk mendorong integrasi sistem yang lebih efisien.

Ia menuturkan langkah lanjutan setelah kajian rampung akan dirumuskan berdasarkan hasil kajian tersebut, termasuk penentuan arah pengembangan dan rencana aksi bersama antarlembaga yang terlibat dalam proyek tersebut.

Dirut KAI menegaskan bahwa pendekatan itu berbeda dari kondisi saat ini karena menekankan pembangunan ekosistem terintegrasi secara menyeluruh, meski perbedaan detailnya masih dalam tahap pembahasan dan kajian mendalam.

"Nanti, lagi kita kaji yang membedakan sekarang dengan ke depannya," jelas Didiek.

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan Kawasan Sudirman di Jakarta Pusat, sebagai pusat integrasi transportasi publik yang aman, efisien, bernilai tambah ekonomi, serta mendukung mobilitas masyarakat perkotaan secara berkelanjutan dan inklusif.

Didiek mengatakan pihaknya telah menggelar Kick Off Meeting bertajuk "Sudirman Gateway: Transit Oriented Development (TOD) Project Preparation for Viable Private Investment” pada Rabu (14/5) sebagai langkah awal dari penyusunan kajian pengembangan kawasan Sudirman.

Kajian akan menyoroti berbagai aspek strategis, termasuk optimalisasi integrasi antarmoda Commuter Line, MRT, LRT, dan KA Bandara, serta peningkatan kenyamanan pengguna.

Studi itu juga menjadi awal dari penguatan potensi pendapatan non-tiket, melalui pengembangan ruang komersial, area co-working, dan fasilitas publik lain yang bernilai ekonomi di sekitar kawasan.

Proyek itu akan dirancang menciptakan mobilitas efisien, ruang usaha bagi pelaku lokal, serta nilai tambah kawasan, dan dijalankan bertahap sepanjang 2025 dengan prinsip transparansi, kolaborasi, serta keberlanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Cara Unik Banten Mengembangkan Sikap Nasionalisme

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Cara Unik Banten Mengembang...
Nasional
Puluhan Jam di Meja Operasi...
Megapolitan
Baznas Bekasi Kucurkan Rp1 ...
Daerah
Cegah Antrean Panjang, Poli...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.