Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memprihatinkan, Angka Putus Sekolah di Kabupaten Cianjur Capai 50 Ribu Anak

📅 Minggu, 21 Des 2025, 17:52 WIB | Oleh:
Memprihatinkan, Angka Putus Sekolah di Kabupaten Cianjur Capai 50 Ribu Anak Doc: antara foto
Ket. Kepala Disdikpora Cianjur Ruhli Solehudin di Cianjur

CIANJUR - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat melakukan berbagai cara termasuk memberikan beasiswa guna menekan angka putus sekolah di Cianjur yang angkanya cukup memprihatinkan karena mencapai 50 ribu anak di tahun 2025.

Kepala Disdikpora Cianjur Ruhli Solehudin di Cianjur, Minggu (21/12), mengatakan upaya lain yang dilakukan agar anak usia sekolah melanjutkan pendidikan adalah dengan cara menjadi anak asuh kepala sekolah dan memaksimalkan program bantuan tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

"Disdikpora Cianjur terus menjalankan berbagai upaya pengentasan angka putus sekolah lewat berbagai program, mulai dari program beasiswa, kepala sekolah jadi orang tua asuh di lingkungannya, dan memaksimalkan dana CSR berkolaborasi dengan berbagai kalangan,” katanya.

Dia menjelaskan tingginya angka anak putus sekolah di Kabupaten Cianjur karena berbagai alasan, sehingga dilakukan validasi database di setiap kecamatan.

Bahkan pihaknya berkolaborasi dengan instansi terkait untuk menyesuaikan data angka putus sekolah berkoordinasi dengan Dinas PMD, Dinas Sosial, Kantor Kementerian Agama, Disdukcapil, serta Bapperida.

"Kami berharap validasi ulang dan sinkronisasi data dapat menurunkan angka putus sekolah, dengan hasil validasi ulang terakhir di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) angkanya dapat berkurang," katanya.

Berbagai upaya menekan angka putus sekolah di Cianjur, tutur dia, setiap tahun dilakukan dengan memberikan berbagai kemudahan termasuk bantuan seragam sampai dengan peralatan sekolah terutama bagi anak dari keluarga kurang mampu.

Pembebasan biaya selama menjalani pendidikan juga diberikan agar angka putus sekolah di Cianjur terus berkurang, namun berbagai alasan banyak ditemukan, sehingga pihaknya juga mengarahkan mereka yang putus sekolah menempuh jalur nonformal.

"Kami mengarahkan mereka untuk melanjutkan pendidikan ke Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat yang terdapat di seluruh kecamatan di Cianjur, sehingga angka lama sekolah dan rata-rata sekolah terus meningkat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.