Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DKI Jalin Kerja Sama Produksi Film dengan Korsel

📅 Sabtu, 17 Mei 2025, 11:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
DKI Jalin Kerja Sama Produksi Film dengan Korsel Doc: ANTARA/Pemprov DKI Jakarta
Ket. Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta, Rano Karno saat melakukan pertemuan bilateral dengan Delegasi Hong Kong di sela-sela pelaksanaan Cannes Film Festival 2025 di Prancis, Sabtu (17/5).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjalin kerja sama produksi film dengan Busan, Korea Selatan seiring kota tersebut terus menunjukkan kepimpinan yang inspiratif di bidang industri kreatif dunia.

Hal ini menjadi salah satu hasil pertemuan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno dengan perwakilan Busan International Film Festival (BIFF), yaitu Direktur Asian Contents & Film Market (ACFM), Ellen Y.D. Kim di sela pelaksanaan Cannes Film Festival 2025 di Prancis, Sabtu (17/5).

Pemprov DKI Jakarta kemudian diundang untuk melakukan kunjungan langsung ke Busan Film Center di Korea Selatan.

Rano dalam keterangan resminya di Jakarta, mengatakan, Jakarta sebagai kota metropolitan terbesar di Asia Tenggara sedang giat mendorong pertumbuhan sektor perfilman nasional.

Dia berharap kolaborasi dengan kota-kota sinema terkemuka seperti Busan dapat memberikan nilai strategis dalam memperkuat ekosistem film nasional serta membuka peluang kerja sama global yang lebih luas.

Selain dengan perwakilan dari Busan, Rano juga melakukan pertemuan bilateral dengan Delegasi Hong Kong yang dipimpin Ketua Dewan Pengembangan Film Hong Kong, Dr. Wilfred Wong yang didampingi oleh Asisten Komisioner Badan Pengembangan Industri Budaya dan Kreatif Gary Mak, serta sejumlah mitra dan pejabat Pemerintah Hong Kong.

Dalam pertemuan itu, Wagub Rano mengaku tertarik mempelajari lebih lanjut kebijakan Pemerintah Hong Kong dalam memperkuat ekosistem industri kreatif.

Beberapa hal yang menjadi perhatiannya antara lain, program keterlibatan generasi muda dalam dunia film dan industri kreatif, kebijakan harga tiket bioskop yang terjangkau untuk memperluas akses masyarakat terhadap karya film.

Kemudian, inisiatif strategis dalam membangun citra dan identitas Hong Kong sebagai pusat industri kreatif di Asia, serta dukungan terhadap partisipasi pelaku industri dalam festival film internasional untuk memperluas jejaring dan eksposur global.

“Pemprov DKI Jakarta tengah memprakarsai pembentukan Jakarta Film Commission sebagai wujud nyata dukungan kami terhadap industri perfilman nasional, yang akan dilengkapi dengan berbagai insentif, kemudahan perizinan, serta fasilitas pendukung lainnya,” ujar Rano.

Ketua Dewan Pengembangan Film Hong Kong sekaligus aktor senior, Wilfred Wong, menyambut baik ajakan Pemprov DKI Jakarta untuk bersama-sama membangun ekosistem kreatif perfilman di Ibu Kota.

Diketahui, Pemerintah Hong Kong telah berhasil menciptakan ekosistem kreatif yang dinamis, antara lain melalui program First Feature Film Initiative (FFFI) yang memberikan pembiayaan dan pendampingan bagi sineas pemula, serta skema Film Production Financing Scheme 2.0 yang bertujuan memperkuat kapasitas kreator lokal. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

39 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.