Kadin Bicara Blak-blakan: Industri Nasional Butuh Perhatian Serius!
📅 Kamis, 15 Mei 2025, 16:21 WIB | Oleh: Tim PenulisPembentukan Modal Tetap Bruto atau investasi yang menjadi penopang terbesar kedua dari total pengeluaran (demand side) hanya tumbuh 2,12 persen pada kuartal I-2025. Padahal investasi penting untuk menciptakan lapangan kerja baru.
Kadin mengajak semua pihak untuk mempermudah investasi, terutama di sektor industri pengolahan dan konstruksi yang menghasilkan nilai tambah lebih tinggi untuk perekonomian dan bisa menciptakan banyak lapangan kerja yang berkualitas.
Undang Undang Cipta Kerja dan peraturan-peraturan turunannya harus terus didorong implementasinya ke seluruh instansi dan dinas-dinas terkait hingga tingkat satuan pemerintahan terkecil di daerah-daerah.
Sebelumnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan pengusaha industri manufaktur tetap mencatatkan optimismenya di tengah dinamika tekanan perekonomian, seperti masifnya produk impor dan perang tarif yang dampaknya mulai dirasakan industri nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif, di Jakarta, Rabu (26/3), menyatakan optimisme pelaku industri manufaktur tersebut tercermin dari laporan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada bulan Maret 2025 yang masih berada di level ekspansi yakni di angka 52,98 poin.
Febri mengatakan ekspansi IKI bulan Maret ini ditopang oleh geliat dari 21 subsektor dengan kontribusi terhadap PDB industri pengolahan nonmigas pada triwulan IV tahun 2024 mencapai 96,5 persen.
"Untuk dua subsektor dengan nilai IKI tertinggi adalah industri percetakan dan reproduksi media rekaman, serta industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional, sedangkan dua subsektor yang mengalami kontraksi adalah industri furnitur, serta industri karet, barang dari karet dan plastik," ujarnya lagi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!