Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Digital Banking, Kanal Efektif untuk Membuka Akses Keuangan Masyarakat “Unbanked”

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 21:05 WIB | Oleh:

Berdasarkan data Bank Indonesia per Januari 2025, pembayaran dengan menggunakan layanan digital sudah mencapai 3,5 miliar transaksi atau tumbuh 35,3 persen secara tahunan (yoy) yang didukung seluruh komponennya.

Volume transaksi pada aplikasi mobile banking dan internet banking juga terus meningkat masing-masing 29,7 persen (yoy) dan 19,8 persen (yoy). Begitu juga dengan volume transaksi pembayaran digital melalui QRIS tetap tumbuh pesat sebesar 170,1 persen (yoy) yang didukung peningkatan jumlah pengguna dan merchant.

Pertumbuhan Impresif

Salah satu pendatang baru, Krom Bank Indonesia (Krom Bank) pada tahun 2024 juga menunjukkan performa yang apik. Krom Bank tumbuh impresif dalam menjalankan fungsi intermediasi dengan baik. 

Presiden Direktur Krom Bank, Anton Hermawan dalam pernyataan tertulisnya beberapa waktu lalu menyatakan Krom Bank pada 2024 berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 3,16 triliun rupiah, atau tumbuh fantastis 808,84 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 347,56 miliar rupiah.

“Pertumbuhan jauh melampaui rata-rata industri perbankan nasional menunjukkan keberhasilan strategi penghimpunan dana yang dijalankan oleh Krom Bank,” kata Anton.

Seperti diketahui, Krom Bank dalam mengajak nasabah menempatkan dananya menggunakan tagline “Yuk, mulai tumbuhkan uangmu dengan Krom“. Alhasil, tabungan pun melonjak luar biasa 1.045,34 persen menjadi 496,14 miliar rupiah. Begitu juga deposito yang melesat tajam 788,06 persen menjadi 2,65 triliun rupiah.

“Pertumbuhan signifikan pada tabungan dan deposito ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap Krom Bank semakin meningkat, sekaligus menjadi landasan kokoh bagi bank dalam memperluas kegiatan intermediasinya,” sebut Anton.

Seiring dengan lonjakan DPK, penyaluran kredit Krom Bank meningkat sangat signifikan menjadi 4,25 triliun rupiah atau tumbuh 131,46 persen dibandingkan tahun 2023 sebesar 1,83 triliun rupiah. 

“Pertumbuhan kredit yang masif ini mencerminkan optimalisasi dari sisi aset produktif, dan memperkuat peran intermediasi bank sebagai penyalur dana kepada sektor ekonomi,” kata Anton. 

Tingkatkan Literasi

Performa bank digital dalam beberapa tahun terakhir hasilnya tidak hanya tercermin pada kinerja keuangan, tetapi yang paling bernilai bagi perekonomian adalah penetrasi layanan digital banking yang mampu meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan. 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS) saat mengumumkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menyebutkan indeks literasi keuangan mencapai 66,46 persen dan indeks inklusi keuangan 80,51 persen. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

19 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.