Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

36 Petugas Diterjunkan Pemkab Bekasi Periksa Kesehatan Hewan Kurban

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 17:35 WIB | Oleh:
36 Petugas Diterjunkan Pemkab Bekasi Periksa Kesehatan Hewan Kurban Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Petugas menyuntikkan vitamin kepada hewan kurban di peternakan Desa Cibuntu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (15/5).

KABUPATEN BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, menerjunkan 36 petugas medis terdiri atas dokter hewan, paramedis, tenaga inseminasi buatan serta petugas puskeswan untuk memeriksa kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner pada Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi Dwian Wahyudiharto menyatakan 36 petugas medis ini tergabung dalam tim teknis pengawasan hewan kurban yang bertugas di 23 kecamatan.

"Satu orang bisa pegang dua sampai tiga kecamatan, tapi kami kerjanya secara tim. Cukup tidak cukup, harus cukup. Insya Allah cukup," katanya, di Cikarang, Kamis.

Dia mengatakan tim teknis sudah mulai menyisir sejumlah lokasi mulai dari area peternakan, lapak pedagang hingga rumah potong hewan untuk melakukan pemeriksaan guna memastikan kondisi kesehatan hewan kurban sekaligus layak dikonsumsi masyarakat.

"Kami perhatikan kondisi kesehatannya, berasal dari mana. Kalau ada yang sakit, kita obati. Kalau ada tempat makan minum yang kurang layak, kita kasih masukan supaya bisa dirawat dengan baik sehingga hewan tetap sehat," katanya pula.

Dirinya mengaku sejauh ini petugas belum menemukan wabah penyakit mengingat tim baru bertugas sehari dan hewan kurban dari luar daerah seperti NTB serta Jawa Timur pun belum semua tiba.

"Puncak kedatangan diperkirakan satu minggu menjelang Idul Adha. Mudah-mudahan nanti satu minggu ke depan sudah ramai berdatangan," katanya lagi.

Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi tahun ini menargetkan pemeriksaan minimal di 400 titik dengan dibantu puluhan dokter hewan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Barat 5 untuk memperkuat pengawasan.

"Kami juga akan melibatkan 20 dokter hewan dari PDHI Jabar jadi nanti jumlah tim akan bertambah menjadi 50 lebih petugas medis," katanya lagi.

Dwian menyebutkan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) mulai terkendali. "PMK ini sepertinya sudah bersahabat, bukan sesuatu yang baru. Dan juga peternak sedikit banyak sudah tahu bagaimana cara penanganan terhadap penyakit ini," ujar dia pula.

Peternak sapi asal Cibitung Maman Suparman (53) mengaku tengah fokus pada penggemukan dan pencegahan penyakit hewan dengan fermentasi pakan serta pemberian vitamin.

"Untuk antisipasi wabah penyakit, saya juga rutin membersihkan kandang. Jadi jangan cuma gemuk pas Idul Adha tapi juga sehat dan layak konsumsi," katanya.

Ia mengaku belum bisa memprediksi jumlah penjualan sapi kurban tahun ini meski permintaan konsumen sudah mulai masuk. "Biasanya permintaan bisa sampai 180 atau 200 ekor kalau sapi. Berharap ada peningkatan di tahun ini," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.