Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bogor Efisiensi BBM ASN 44,06 Persen Lewat Kebijakan WFH dan Carpooling

📅 Jumat, 08 Mei 2026, 01:50 WIB | Oleh:
Pemkab Bogor Efisiensi BBM ASN 44,06 Persen Lewat Kebijakan WFH dan Carpooling Doc: ANTARA/HO-Pemkab Bogor
Ket. Grafik efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) aparatur sipil negara (ASN) lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

KABUPATEN BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor mencatatkan pencapaian signifikan dalam upaya efisiensi energi dengan menekan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga 44,06 persen. 

Keberhasilan tersebut merupakan dampak langsung dari implementasi rangkaian kebijakan inovatif yang diinisiasi oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto, meliputi skema kerja dari rumah atau work from home (WFH), gerakan Rabu Hemat Energi melalui car free day, serta budaya berbagi kendaraan atau carpooling. Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Bogor, Susi Hastuti, mengungkapkan pada Kamis (7/5/2026) bahwa data efisiensi ini merupakan hasil survei terhadap 1.653 ASN di lingkungan Pemkab Bogor yang menunjukkan perubahan besar dalam pola mobilitas kerja.

“Berdasarkan hasil survei, kebijakan mulai dari WFH, Rabu Hemat Energi melalui car free day, hingga penerapan carpooling di hari kerja memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi BBM,” kata Susi.

Ia menerangkan program WFH memberikan kontribusi efisiensi sebesar 20 persen. Sementara kebijakan car free day setiap Rabu menyumbang efisiensi sebesar 8,22 persen.

Adapun penerapan carpooling, penggunaan transportasi publik, serta gerakan hemat energi pada hari kerja lainnya memberikan kontribusi efisiensi sebesar 15,84 persen.

Menurut dia, capaian efisiensi energi tersebut menunjukkan perubahan pola mobilitas dan budaya kerja ASN yang lebih adaptif dan berorientasi pada keberlanjutan.

“Ini menunjukkan bahwa kebijakan yang tepat, didukung komitmen bersama, mampu menghadirkan dampak nyata,” ujar Susi.

Pemerintah Kabupaten Bogor menilai kebijakan tersebut menjadi langkah inovatif dalam mendorong efisiensi energi di lingkungan ASN sekaligus mendukung upaya pembangunan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.