Tiongkok Cabut Larangan Boeing Usai Pembicaraan Dagang AS

Rabu, 14 Mei 2025, 03:00 WIB

BEIJING - Tiongkok telah mencabut larangan maskapai penerbangan domestik menerima pesawat Boeing baru, kata sebuah laporan pada Selasa (13/5), setelah Beijing dan Washington DC sepakat untuk menurunkan tarif sementara dalam de-eskalasi besar-besaran perang dagang mereka.

Bulan lalu, pembuat pesawat Amerika itu mengonfirmasi bahwa maskapai penerbangan Tiongkok telah berhenti menerima pengiriman pesawat baru akibat tarif balasan besar yang dikenakan oleh kedua belah pihak.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Namun Bloomberg News melaporkan pada Selasa bahwa sejumlah pejabat Tiongkok telah mulai memberi tahu maskapai domestik bahwa mereka dapat melanjutkan pesanan pesawat buatan AS, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Boeing tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Berita itu muncul setelah kedua negara mengumumkan pada Senin (12/5) bahwa mereka akan mengurangi tarif secara drastis selama 90 hari, serta melanjutkan negosiasi.

Bea masuk baru Washington DC terhadap banyak impor dari Tiongkok telah mencapai 145 persen, sementara Beijing membalas dengan bea masuk sebesar 125 persen terhadap barang-barang AS.

Pengumuman pada Senin setelah pembicaraan di Jenewa, Swiss, menghasilkan Amerika Serikat menurunkan tarif menjadi 30 persen, dan Tiongkok mengurangi tarifnya sendiri menjadi 10 persen.

Presiden AS Donald Trump menjuluki hasil ini sebagai "pengaturan ulang total" dan mengatakan pembicaraan dengan mitranya, Presiden Xi Jinping, dapat segera menyusul.

Perusahaan itu telah merencanakan untuk mengirimkan sekitar 50 pesawat ke Tiongkok pada tahun 2025, kepala eksekutifnya Kelly Ortberg mengatakan bulan lalu.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok juga tidak segera menanggapi permintaan komentar perihal laporan ini. AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.