AI Anthropic Diklaim Tembus Hampir Semua Sistem Rahasia NSA dalam Hitungan Jam, Pemerintah AS Langsung Bertindak

Jumat, 26 Jun 2026, 14:15 WIB

JAKARTA – Dunia teknologi dihebohkan dengan kabar model kecerdasan buatan (AI) terbaru milik Anthropic, Mythos 5, disebut mampu menembus hampir seluruh sistem rahasia National Security Agency (NSA) Amerika Serikat hanya dalam hitungan jam. Klaim tersebut langsung viral dan memicu berbagai spekulasi mengenai keamanan siber pemerintah AS.

Informasi tersebut pertama kali diungkap The Economist, mengutip pernyataan Senator Mark Warner, Wakil Ketua Komite Intelijen Senat Amerika Serikat. Warner mengatakan Kepala NSA sekaligus Komandan U.S. Cyber Command, Jenderal Joshua Rudd, telah memberikan pengarahan mengenai kemampuan luar biasa model AI tersebut.

Dalam keterangannya, Rudd disebut mengatakan alat berbasis AI tersebut mampu "menembus hampir seluruh sistem rahasia" milik NSA bukan dalam hitungan minggu, melainkan hanya dalam beberapa jam.

Pernyataan itu langsung viral di berbagai platform media sosial. Banyak warganet menyimpulkan bahwa AI Anthropic benar-benar berhasil meretas sistem NSA. Namun, narasi tersebut kemudian diluruskan oleh penulis laporan The Economist yang menegaskan informasi tersebut sudah disalahartikan.

Bukan Peretasan Sungguhan

Meski banyak yang mengira Mythos 5 berhasil meretas sistem rahasia NSA, kenyataannya AI tersebut hanya mengikuti red-team test, yaitu simulasi keamanan resmi untuk menguji ketahanan sistem terhadap potensi serangan siber. Pengujian dilakukan di lingkungan yang telah dirancang dan mendapat izin dari pemerintah AS.

Hasil Uji Memicu Kebijakan Baru

Ket. Foto: Ilustrasi AI. — Sumber: Istimewa

Sehari setelah evaluasi berlangsung, pemerintah Amerika Serikat langsung membatasi akses terhadap model Fable 5 dan Mythos 5 bagi seluruh warga negara asing, termasuk karyawan Anthropic yang bukan warga AS. Langkah ini menjadi salah satu kebijakan pertama yang secara langsung membatasi ekspor model AI.

Anthropic Membantah AI Bisa Meretas Sistem NSA

Anthropic menegaskan bahwa Mythos 5 hanya diminta menganalisis basis kode, menemukan bug yang diketahui sebelumnya, lalu memberikan rekomendasi perbaikan. Perusahaan membantah AI mampu menyerang atau mengambil alih sistem rahasia NSA secara mandiri.

Kontroversi Masih Berlanjut

Kasus ini memicu perdebatan di kalangan komunitas teknologi. Sebagian menilai pengujian tersebut menunjukkan kemampuan AI yang berkembang sangat pesat, sementara yang lain menganggap klaim yang beredar terlalu sensasional karena tidak mencerminkan kondisi pengujian yang sebenarnya.

Terlepas dari kontroversi tersebut, Anthropic hingga kini masih bekerja sama dengan pemerintah Amerika Serikat melalui berbagai program keamanan siber. Kasus ini sekaligus menunjukkan bahwa perkembangan AI kini bukan hanya menjadi perlombaan teknologi, tetapi juga telah menjadi bagian penting dari isu keamanan nasional.

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.