Gubernur Khofifah Tegaskan Ketahanan Keluarga Jadi Fondasi Generasi Unggul Bangsa

Sabtu, 20 Jun 2026, 13:36 WIB

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan ketahanan keluarga (family resilience) menjadi fondasi utama dalam membangun generasi bangsa yang unggul.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri pemutaran film Jangan Buang Ibu. Menurut Khofifah  ketahanan keluarga merupakan kemampuan keluarga untuk beradaptasi, bertahan, dan bangkit bersama ketika menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Ket. Foto: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) saat menghadiri pemutaran film Jangan Buang Ibu di Surabaya beberapa waktu lalu. — Sumber: Pemprov Jatim

"Ketahanan keluarga sangat penting untuk membangun peradaban bangsa dan peradaban dunia dan melalui film Jangan Buang Ibu bukan sekadar tontonan melainkan tuntunan bagi setiap keluarga yang ada di Indonesia," ujar Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Sabtu.

Ia menilai film karya sutradara Hadrah Daeng Ratu tersebut tidak hanya menghadirkan kisah yang menyentuh, tetapi juga menyampaikan pesan moral mengenai pentingnya menjaga keutuhan keluarga, menghormati orang tua, dan menghadirkan kasih sayang sebagai fondasi kehidupan.

Khofifah mengatakan penguatan ketahanan keluarga perlu terus menjadi perhatian bersama sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Sebagai contoh besarnya peran keluarga, ia mengangkat kisah pesepak bola dunia Cristiano Ronaldo yang kerap menempatkan ibunya sebagai sosok paling berjasa dalam perjalanan hidupnya.

Menurut dia, keberhasilan Ronaldo tidak terlepas dari perjuangan sang ibu yang rela berkorban demi mendukung cita-cita anaknya hingga akhirnya menjadi salah satu bintang sepak bola dunia.

Di sisi lain, Khofifah menegaskan ketahanan keluarga tidak hanya dibangun melalui kasih seorang ibu, tetapi juga membutuhkan kehadiran dan peran aktif ayah dalam proses tumbuh kembang anak.

Hal itu, lanjutnya, sejalan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Jawa Timur 2026 yang mengangkat tema "Ayah Hadir Keluarga Harmonis untuk Mewujudkan Ketahanan Keluarga".

"Penting menghadirkan kasih dari seorang ayah karena sayangnya kita kepada ibu juga harus diiringi oleh hadirnya kasih seorang ayah," katanya.

Khofifah berharap pesan yang disampaikan melalui film tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memperkuat hubungan antaranggota keluarga sebagai pondasi menciptakan masyarakat harmonis dan bangsa yang tangguh.

Sementara itu, Produser Leo Pictures Agung Saputra mengatakan film Jangan Buang Ibu mengangkat kisah perjuangan seorang ibu yang mendedikasikan hidupnya bagi kebahagiaan anak-anaknya, namun harus menghadapi kesepian di usia senja.

  • Gubernur Khofifah

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.