Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paus Leo XIV Serukan Kebebasan Pers di Era Digital, Jurnalis Masa Depan Dituntut Adaptif

📅 Rabu, 14 Mei 2025, 08:53 WIB | Oleh:
Paus Leo XIV Serukan Kebebasan Pers di Era Digital, Jurnalis Masa Depan Dituntut Adaptif Doc: JawaPos/yds
Ket. Paus Leo XIV, dalam audiensi dengan 6.000 jurnalis di Vatikan, Senin (12/5) lalu, menyerukan perlindungan kebebasan pers di era digital.

VATIKAN - Paus Leo XIV mendorong negara-negara untuk melindungi kebebasan pers dan memastikan jurnalis bekerja tanpa rasa takut. Pernyataan ini disambut baik oleh para jurnalis dan organisasi jurnalisme internasional, yang berharap Vatikan terus memperjuangkan hak-hak jurnalis di seluruh dunia.

Paus Leo XIV, dalam audiensi dengan 6.000 jurnalis di Vatikan, Senin (12/5) lalu, menyerukan perlindungan kebebasan pers di era digital. Beliau menekankan peran penting jurnalis dalam menyuarakan keadilan dan kebenaran, di tengah maraknya disinformasi dan tekanan terhadap media.

"Kebebasan pers adalah fondasi demokrasi. Jurnalis memiliki tanggung jawab besar dalam mempromosikan perdamaian, keadilan, dan melawan ketidakadilan," tegas Paus, disambut tepuk tangan meriah. Beliau juga mengingatkan pentingnya penggunaan AI secara etis dalam jurnalisme.

Dr. Maya Indriati, Pakar Etika Media Universitas Indonesia, menilai pernyataan Paus sangat relevan dengan tantangan jurnalisme masa kini.

"Di era digital, di mana kebenaran seringkali kabur, jurnalis harus memiliki integritas tinggi dan berani melawan disinformasi. AI memang menawarkan efisiensi, tetapi etika penggunaan teknologi harus menjadi prioritas. Jurnalis masa depan dituntut untuk adaptif, kritis, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai jurnalistik," jelasnya.

Lebih lanjut, Bambang Surya, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI), pun menambahkan bahwa dukungan Paus adalah suntikan semangat bagi jurnalis yang terancam.

"Namun, kata-kata saja tidak cukup. Dibutuhkan aksi nyata untuk melindungi jurnalis dari kekerasan dan kriminalisasi. Negara-negara harus menjamin kebebasan pers dan akses informasi. Jurnalis masa depan harus memiliki keterampilan digital yang kuat, tetapi tetap berpegang pada prinsip verifikasi dan akurasi," tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Luar Negeri
Negeri Samba Gelar Pemilu y...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.