Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ribuan Warga Hadiri Saba Baduy, Sangat Potensial Menjadi Daya Tarik Wisatawan

📅 Senin, 12 Mei 2025, 09:29 WIB | Oleh:
Ribuan Warga Hadiri Saba Baduy, Sangat Potensial Menjadi Daya Tarik Wisatawan Doc: ist
Ket. wisatawan di Baduy

LEBAK – Dua hari ini Baduy dipenuhi wisatawan dari berbagai daerah. Mereka memadati saba budaya Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, sehingga dapat menggulirkan pendapatan ekonomi masyarakat setempat.

"Sudah dua hari terakhir pada Sabtu- Minggu wisatawan yang datang ke saba budaya Baduy ke sini cukup padat," kata Sekretaris Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, Medi saat dihubungi di Rangkasbitung, Lebak.

Wisatawan saba budaya Baduy atau tamu yang silaturahim dengan mengunjungi masyarakat Baduy di Desa Kanekes Kabupaten Lebak sangat senang.

Sebab , pengunjung saba budaya Baduy dapat menyumbangkan pendapatan ekonomi masyarakat setempat.

Masyarakat Baduy memiliki aneka kerajinan tradisional mulai kain tenun, pakaian kampret, ikat kepala (lomar), batik Baduy dan souvenir serta minuman madu.

Produk kerajinan masyarakat Baduy dijual mulai dari 10 ribu hingga 1,5 juta, seperti kain tenun tradisional yang bahan bakunya dari sutra.

"Kami berharap omzet penjualan aneka kerajinan masyarakat itu meningkat dengan banyaknya pengunjung saba budaya Baduy," kata Medi.

Menurut dia, pihaknya mencatat pengunjung saba budaya sejak dua hari sekitar 2.500 orang dan diperkirakan berlangsung sampai Senin-Selasa, karena adanya liburan Waisak.

Masyarakat menyambut kedatangan pengunjung saba budaya, namun mereka harus mematuhi peraturan, di antaranya pengunjung saba budaya Badui tidak boleh membuang sampah sembarangan juga melakukan penebangan pohon serta dilarang berenang di Sungai Ciujung.

"Kami sudah menyebar peringatan melalui spanduk dan baliho di pintu masuk permukiman Baduy agar pengunjung mematuhi aturan itu," katanya.

Agung (25), warga Jakarta mengatakan dirinya bersama keluarga mengunjungi saba budaya untuk melihat alam yang asri, lestari dan hijau di kawasan hutan.

"Kami merasa senang melihat potensi alam komunitas masyarakat Baduy juga kehidupan mereka sederhana dan bersikap baik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.