Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

NTT Lepasliarkan 10 Ekor Kura-kura Rote

📅 Sabtu, 10 Mei 2025, 18:38 WIB | Oleh:
NTT Lepasliarkan 10 Ekor Kura-kura Rote Doc: ANTARA/Benny Jahang
Ket. Arsip Foto - Salah satu kura kura rote di Rote Ndao.

KUPANG - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Nusa Tenggara Timur bersama dengan Wildlife Conservation Society-Indonesia Program (WCS-IP) melepasliarkan 10 ekor kura-kura rote atau kura-kura leher ular (Chelodina mccordi) ke habitatnya.

Kepala BBKSDA NTT Adhi Nurul Hadi kepada wartawan di Kupang, Sabtu, mengatakan bahwa 10 ekor kura-kura rote itu terdiri atas delapan ekor jantan dan dua ekor betina.

"10 ekor ini telah melalui seleksi kesehatan dan kesiapan individu, sehingga dinyatakan siang untuk dilepasliarkan ke habitatnya," katanya.

Ada dua danau di Pulau Rote yang menjadi lokasi pelepasliaran tersebut yakni Danau Lendeoen dan Danau Ledulu dengan setiap danau masing-masing dilepas lima ekor.

Proses pelepasan kura-kura yang hampir punah itu juga kata dia tidak hanya melibatkan WCS-IP, tetapi juga melibatkan Mandai Nature dan kelompok masyarakat serta Pemda setempat.

Dia menjelaskan bahwa sebelum dilakukan pelepasan, BBKSDA, WCS-IP Mandai Nature serta masyarakat juga telah melakukan serangkaian kegiatan konservasi di Pulau Rote, Kabupaten Rote Ndao," ujar dia.

Kegiatan itu meliputi peninjauan program konservasi, pelepasan kura-kura rote ke habitat alami, serta penguatan peran masyarakat dalam pelestarian spesies endemik yang terancam punah itu.

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D Dethan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas upaya konservasi itu. Dia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat melalui kelompok kerja kolaboratif yang telah dibentuk oleh BBKSDA NTT dan WCS-IP.

Dia mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga berkomitmen untuk mengembangkan potensi wisata di Danau Lendeoen dan Danau Ledulu, sekaligus memulihkan danau-danau lain sebagai habitat kura-kura rote.

Selain pelepasan, tim juga terlibat dalam aktivitas rutin monitoring kura-kura rote, seperti pengukuran kualitas air, pengukuran fisik kura-kura, eradikasi musuh alami, serta patroli sekitar danau.

Dia menambahkan bahwa pelepasliaran tersebut juga menandai langkah penting dalam upaya penyelamatan kura-kura rote, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, lembaga konservasi, dan masyarakat.

Dengan sinergi ini, diharapkan kura-kura rote dapat kembali berkembang biak secara alami di habitat aslinya serta memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi satwa endemik dari ancaman perburuan, perdagangan ilegal, dan kerusakan habitat. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.