Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kabupaten Tabanan Memenangkan Desa Wisata Religi dalam Trisakti Tourism Award

📅 Sabtu, 10 Mei 2025, 23:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabupaten Tabanan Memenangkan Desa Wisata Religi dalam Trisakti Tourism Award Doc: ANTARA
Ket. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, berpose dengan para penari dan crew pemenang ajang Trisakti Tourism Award kategori wisata religi di Tabanan, Bali, Sabtu (10/5/2025).

TABANAN – Kabupaten Tabanan, Bali, dinobatkan sebagai pemenang desa wisata religi dalam ajang bergengsi nasional yakni Trisakti Tourism Award 2025.

Dalam ajang bertajuk "Sustainability Desa Wisata Menuju Indonesia Raya" tersebut, Kabupaten Tabanan meraih peringkat satu melalui video profil Tari Legong Andir dari Desa Tista, Kecamatan Kerambitan.

Atas prestasi tersebut, Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, bersama Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga di Tabanan, Sabtu (10/5), menyampaikan apresiasi kepada para penari Tari Legong Andir.

Mereka adalah Ni Luh Made Masayu Mirah Acintya Parameswari, Ayunda Sheila Koesuma, Ni Putu Dita Haryanti, Jro Mangku Nyoman Sukarya, Sekaa Legong Andir Sasana Budaya.

Selain itu, Sanjaya menyampaikan apresiasi para penyusunan konsep dan pembuatan video, termasuk di antaranya Ida Ayu Agung Windayani Kusumaharani, Ni Luh Kadek Ratih Wahyu Diani dan pemeran video hingga crew.

"Prestasi ini mengharumkan nama Tabanan dalam pelestarian bidang seni dan budaya sesuai dengan ajaran tri sakti Bung Karno,” ujar politisi asal Dauh Pala Tabanan.

Ia menyatakan Tari Legong Andir nantinya akan dipentaskan, sehingga bisa menginspirasi anak anak muda lainnya. "Mudah-mudahan adik-adik ini mampu menginspirasi, sehingga anak-anak muda tabanan terwujudnya Tabanan era baru yang aman unggul dan madani," imbuh Sanjaya.

Sanjaya menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal khususnya kepada generasi muda untuk menjaga warisan leluhur untuk diperkenalkan dan dipertahankan.

Dia berharap anak-anak muda Tabanan mengharumkan nama Tabanan dalam berbagai bidang termasuk sosial budaya.

"Pelestarian tari ini perlu dijaga, kalau tidak dijaga dan digaungkan jadi akan dilupakan sejarah,” kata Sanjaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.