Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Upaya Meningkatkan Minat Baca Anak Melalui Peran Ibu

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 17:45 WIB | Oleh:
Upaya Meningkatkan Minat Baca Anak Melalui Peran Ibu Doc: Antara
Ket. Para narasumber dalam kegiatan Perempuan dalam Karya untuk menumbuhkan minat baca anak di Provinsi Riau.

Pekanbaru - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Bunda Literasi dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berupaya meningkatkan minat baca anak melalui peran perempuan sebagai ibu agar bisa mengarahkan pada hal yang bermanfaat.

Bunda Literasi Riau Henny Sasmita Wahid mengatakan gerakan literasi sangat penting untuk anak usia dini, karena menumbuhkan minat baca harus dimulai sedini mungkin dengan peran ibu menciptakan lingkungan menyenangi membaca.

"Ibu tak hanya membelikan buku bacaan dan dongengkan sebelum tidur, tapi juga bagaimana juga menumbuhkan kemampuan analisa dan memahami apa yang dibaca di buku," katanya di Pekanbaru, Jumat.

Menurutnya, saat ini tantangannya banyak anak yang lebih cenderung ke media digital karena instan mudah dan menarik. Namun dia mengajak untuk kembali mengingatkan peran sebagai ibu yang penting dalam tumbuh kembang anak.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Kotak Baca Pekanbaru dengan tajuk "Perempuan dalam Karya".

Selain Bunda Literasi, juga hadir sebagai pembicara Anggota DPR RI asal Riau Karmila Sari, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Mimi Nazir, Penulis Riau Budi Utami, dan Dokter Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru Rumatha Veralisa.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Riau Mimi Nazir mengatakan perlu pengawasan untuk literasi digital. Apalagi Provinsi Riau masih rendah dalam peringkat literasi digital berdasarkan survei beberapa tahun lalu.

"Kita sekarang berusaha meningkatkan literasi digital menjadi konsumsi yang baik dan positif bagi masyarakat. Literasi digital indikatornya edukasi, keamanan, cara penggunaan, dan kita ada indikator," ujarnya

Menurutnya, literasi digital harus digunakan secara bijak bagi generasi muda. Orang tua, lanjutnya, harus membiasakan baca buku cetak dari usia dini. Harus ada kebijakan kapan bisa main bermain gawai supaya tidak kebablasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.