Hobi Thrifting? Dokter UGM Beri Tips Cegah Penyakit Kulit
📅 Kamis, 08 Mei 2025, 16:38 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: The Conversation
JAKARTA - Tren membeli pakaian bekas atau thriting banyak digandrungi kalangan anak muda. Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Adissa Tiara Yulinvia, mengingatkan adanya bahaya dari thrifting untuk memicu penularan penyakit kulit.
Dia menjelaskan, infeksi ?penularan penyakit kulit terjadi melalui kontak langsung antara pakaian bekas yang tidak bersih dengan kulit dari orang yang mengenakan pakaian bekas tersebut. Terdapat organisme yang bisa mengakibatkan alergi atau iritasi.
Adissa membagikan tips untuk mencegah penularan penyakit kulit tersebut. Untuk menanggulangi bila sudah terlanjur terkena penyakit tersebut tentu harus memeriksakan diri ke dokter atau dokter spesialis kulit terdekat.
"Akan tetapi dapat dilakukan upaya pencegahan penyebaran penyakit kulit saat membeli baju bekas," ujar Adissa, dikutip dari laman resmi UGM, Kamis (8/5).
Dia menuturkan, untuk mereka yang membeli pakaian bekas, sebaiknya selalu mencuci baju bekas sebelum digunakan. Caaranya direndam dahulu selama 2-3 jam dalam air bersuhu sekitar 60 derajat celcius yang ditambah deterjen atau disinfektan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pastikan cuci secara terpisah dari pakaian lain. Lalu setelah dicuci dan dikeringkan, sebaiknya disetrika," jelasnya.
Kedua, kata dia, simpan pakaian pada suhu kering dengan kelembaban udara rendah. Menurutnya, sebagian besar organisme infeksius dapat bertahan hidup lebih baik pada lingkungan dengan kelembaban tinggi.
"Selalu pastikan kebersihan pakaian bekas yang dibeli dan segera periksakan diri ke dokter apabila mengalami keluhan sesudah menggunakan pakaian bekas," tuturnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!