Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Ponorogo Gerak Cepat Skrining usai Ditemukam 13 Pekerja Kafe Positif HIV

📅 Kamis, 08 Mei 2025, 18:45 WIB | Oleh:
Dinkes Ponorogo Gerak Cepat Skrining usai Ditemukam 13 Pekerja Kafe Positif HIV Doc: ANTARA/HO - Prastyo
Ket. Kepala Dinkes Ponorogo Dyah Ayu Puspitangingarti.

PONOROGO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo, Jawa Timur, menggencarkan skrining kesehatan di sejumlah tempat hiburan malam, kafe, karaoke, hingga rumah indekos, menyusul temuan 13 ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) di antara pekerja kafe remang-remang di Kecamatan Siman, Ponorogo.

Kepala Dinkes Ponorogo Dyah Ayu Puspitangingarti, Kamis, menyebut pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari program skrining rutin, namun intensitasnya ditingkatkan setelah adanya laporan masyarakat terkait potensi penyebaran virus HIV di kawasan tersebut.

"Melalui skrining ini kami berharap bisa mendeteksi kasus sedini mungkin, sehingga penularan dapat dicegah dan pengobatan bisa segera diberikan," kata Dyah Ayu.

Sebelumnya Dinkes Ponorogo menemukan 13 pekerja warung remang-remang di kawasan Jalan Raya Siman-Jabung, Kecamatan Siman, yang dinyatakan positif HIV.

Temuan ini berasal dari pemeriksaan terhadap 29 pekerja di 14 warung remang-remang yang diduga menjadi lokasi praktik prostitusi terselubung. Pemkab Ponorogo kemudian melakukan penertiban lanjutan terhadap seluruh warung remang-remang lain di wilayah Siman.

Warung yang tidak mengantongi izin resmi atau terbukti melakukan praktik yang melanggar ketertiban umum ditutup dengan cara disegel.

Pemeriksaan serupa juga akan diperluas ke wilayah lain yang dikategorikan rawan, seperti tempat hiburan malam, karaoke, indekos, serta kawasan dengan mobilitas pendatang tinggi.

"Petugas akan turun bersama Satpol PP ke lokasi-lokasi tersebut. Fokus kami mencakup kos-kosan, tempat hiburan malam, warung remang-remang, dan tempat karaoke," katanya.

Data Dinkes Ponorogo mencatat, sepanjang 2023 telah ditemukan 85 kasus baru HIV dengan mayoritas penderita berusia 25 hingga 40 tahun. Setahun berikutnya pada 2024 jumlah kasus meningkat menjadi 110 kasus baru.

Sementara hingga April 2025 tercatat 137 kasus HIV/AIDS di wilayah tersebut.

Dyah menyebut peningkatan kasus ini menjadi alarm bagi semua pihak untuk lebih aktif dalam edukasi, deteksi dini, serta mendorong perilaku hidup sehat di masyarakat.

"Pencegahan itu lebih utama. Kami mengajak masyarakat untuk rutin melakukan pemeriksaan dan tidak takut menjalani pengobatan jika memang terdeteksi HIV. Ini bukan akhir dari segalanya, yang penting adalah penanganan berkelanjutan dan dukungan lingkungan," ucap Dyah Ayu Puspitangingarti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.