Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dedi Mulyadi Bakal Bahas Pendidikan di Barak Bareng Mendikdasmen

2 Kamis, 08 Mei 2025, 19:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dedi Mulyadi Bakal Bahas Pendidikan di Barak Bareng Mendikdasmen Dedi Mulyadi Bakal Bahas Pendidikan di Barak Bareng Mendikdasmen Doc: Antara
Ket. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (kedua kiri) menyampaikan keterangan kepada pers usai berdiskusi dengan Menteri HAM Natalius Pigai (kedua kanan) di Kantor Kementerian HAM, Jakarta, Kamis (8/5).

Jakarta - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut akan berdiskusi dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengenai pendidikan karakter bagi siswa bermasalah di barak militer.

“Ya, setelah ini kami akan juga menyampaikan,” kata Dedi usai berdiskusi dengan Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai di Kantor Kementerian HAM, Jakarta, Kamis (8/5).

Dedi mengatakan bahwa pendidikan karakter bagi siswa SMP dan SMA sederajat yang bermasalah di barak militer merupakan solusi terbaik. Sebab, menurut dia, orang tua dan pihak sekolah tidak dapat menyelesaikan permasalahan remaja di Jawa Barat.

Permasalahan remaja yang dimaksud Dedi, salah satunya ialah pola hidup yang tidak disiplin. Remaja usia sekolah di Jawa Barat disebut kerap tidur dini hari karena bermain game daring sehingga menyebabkan mereka tidak berangkat ke sekolah.

Konsumsi media sosial yang berlebihan juga disebut Dedi menjadi persoalan di kalangan remaja. Pasalnya, remaja-remaja di Jawa Barat terorganisasi secara sistematik melalui kekuatan media sosial untuk melakukan pertengkaran secara terbuka dan tertutup.

Di samping itu, obat-obatan yang tidak layak dikonsumsi serta minuman keras juga beredar dan bisa diakses dengan mudah oleh kalangan remaja di provinsi tersebut.

“Karena problem ini tidak bisa diselesaikan di sekolah dan di keluarga serta tidak semua problem itu bisa ditangani lewat peradilan anak, harus ada upaya jangka pendek yang bisa dilakukan melalui pola pendidikan disiplin siswa … maka kami menggandeng lembaga TNI,” katanya.

Menurut Dedi, TNI dipilih sebagai lembaga yang mengajarkan pendidikan karakter kepada siswa karena telah berpengalaman dalam melakukan pendidikan, baik untuk kalangan militer maupun sipil.

Lebih lanjut dalam diskusinya dengan Menteri Pigai, Dedi mengaku programnya yang sudah mulai dijalankan itu tidak melanggar hak-hak anak. Justru, kata dia, pendidikan di barak melatih disiplin siswa untuk menerima pelajaran secara baik.

“Kenapa? Karena selama ini mereka bolos. Mereka tidak pernah belajar, bangunnya rata-rata jam 10 siang. Kemudian, di barak itu mereka mendapat lingkungan yang baik. Karena selama ini mereka di rumahnya tidak mendapat lingkungan yang baik, di lingkungan sekolahnya tidak mendapat lingkungan yang baik, mereka menjadi anak jalanan,” ujarnya.

Dedi menambahkan, siswa yang dibawa ke barak merupakan atas dasar persetujuan orang tua. Di sana, mereka akan mendapatkan pendidikan selama lebih kurang 28 hari dengan turut didampingi oleh dokter, psikolog, dan guru mengaji.

Dia pun memastikan siswa-siswa tersebut tetap mendapatkan pendidikan formal. “Mereka mengikuti ujian dan pendidikan biasa. Mereka terkoneksi kepada sekolahnya dan tetap menjadi siswa,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Dua Tahun Lalu Alvin Tedjo,...
Ekonomi
CELIOS: Perluasan Pajak Dig...
Luar Negeri
Warga Asli Minang Itu Menja...

The Weeknd Rilis Single “Hong Kong”

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Rona
The Weeknd Rilis Single “...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.